
Sekjen PBB "sangat khawatir" terkait korban jiwa di Gaza, serukan pelanjutan gencatan senjata

Warga Palestina mengunjungi makam kerabat mereka yang tewas di tangan tentara Israel dalam perang di sebuah kompleks pemakaman di Gaza City pada hari pertama Idul Fitri pada 30 Maret 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Antonio Guterres sangat khawatir terkait korban jiwa dalam konflik yang meningkat di Gaza dan menyerukan agar gencatan senjata segera diterapkan kembali.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres "sangat khawatir" terkait korban jiwa dalam konflik yang meningkat di Gaza dan menyerukan agar gencatan senjata segera diterapkan kembali, demikian disampaPikan Stephane Dujarric selaku juru bicara sekjen PBB itu pada Rabu (2/4)."Guterres mengutuk pembunuhan yang dilaporkan terjadi terhadap lebih dari seribu orang, termasuk wanita dan anak-anak, sejak kolapsnya gencatan senjata," kata Dujarric dalam sebuah taklimat harian.Secara khusus, sekjen PBB itu terkejut mendengar tentang serangan tentara Israel terhadap konvoi medis dan darurat di Gaza pada 23 Maret, yang menewaskan 15 tenaga kesehatan dan pekerja kemanusiaan.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York, Amerika Serikat (AS), pada 28 Februari 2025. (Xinhua/UN Photo/Manuel Elias)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Punya 11 kasus corona, WHO belum undang Taiwan
Indonesia
•
07 Feb 2020

Pakar politik sebut AS harus akui pengaruh dan kekuatan China yang kian besar
Indonesia
•
06 Sep 2023

Wapres Iran: Semangka simbol perlawanan Palestina terhadap Israel
Indonesia
•
22 Dec 2023

Jet tempur Rusia kawal pesawat militer Jerman di atas Laut Baltik
Indonesia
•
17 Jan 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
