
Anggota IOC Thailand sebut Asian Games Hangzhou dorong pertukaran dan pemahaman

Pembawa obor Shi Yigong berlari sambil membawa obor dalam estafet obor Asian Games ke-19 di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang, China timur, pada 20 September 2023. (Xinhua/Huang Zongzhi)
Asian Games ke-19 di Hangzhou, China, yang segera dibuka secara resmi akan membantu meningkatkan pemahaman bersama bagi masyarakat di Asia melalui pertukaran budaya yang nyata.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Ajang Asian Games ke-19 di Hangzhou, China, yang segera dibuka secara resmi akan membantu meningkatkan pemahaman bersama bagi masyarakat di Asia melalui pertukaran budaya yang nyata, demikian disampaikan anggota Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) asal Thailand."Bagi para atlet dan kontingen dari setiap negara, Asian Games menyediakan platform yang sangat baik untuk memamerkan budaya mereka serta memperdalam pemahaman dan komunikasi bersama lewat ikatan olahraga," tutur Khunying Patama Leeswadtrakul kepada Xinhua.Leeswadtrakul, yang juga menjabat sebagai wakil presiden Komite Olimpiade Nasional Thailand, menyebut bahwa dua gelaran Asian Games yang diadakan oleh China sebelumnya, yakni Asian Games Beijing 1990 dan Asian Games Guangzhou 2010, meraih kesuksesan luar biasa lewat penyelenggaraan kompetisi yang menarik dengan suasana yang megah dan manajemen yang efisien.Sebagai ketua Komisi Budaya dan Warisan Olimpiade IOC, Leeswadtrakul menuturkan bahwa dia telah lama berkeinginan untuk mempromosikan Olimpiade melalui perpaduan budaya dan olahraga."Hangzhou, dengan sejarahnya yang kaya dan pemandangannya yang indah, akan menampilkan keindahan dan keunikan budaya China dengan sempurna selama perhelatan Asian Games kali ini, memungkinkan para penonton dari seluruh negara mengapresiasi warisan budaya China," imbuhnya.Sebagai salah satu raksasa olahraga Asia, Thailand memiliki harapan yang tinggi untuk Asian Games mendatang. Para atlet Thailand telah menjalani latihan yang intensif, dengan tujuan untuk memaksimalkan potensi mereka dan memenangkan medali sebanyak mungkin, kata Leeswadtrakul.Leeswadtrakul, yang juga menjabat sebagai wakil presiden Federasi Bulu Tangkis Dunia sekaligus presiden Asosiasi Bulu Tangkis Thailand, memuji persahabatan dan pertukaran budaya yang telah terjalin lama antara Thailand dan China, sembari menyoroti kerja sama bilateral yang ekstensif dalam berbagai bidang.Pada 2022, Asosiasi Bulu Tangkis Thailand dan Asosiasi Bulu Tangkis China menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran di cabang olahraga bulu tangkis, lebih lanjut mendorong pertukaran di kalangan atlet, pelatih, dan wasit."Hal ini juga merupakan manifestasi yang signifikan untuk memperdalam hubungan persahabatan dan koneksi antara kedua negara melalui olahraga," kata Leeswadtrakul."Seperti moto Olimpiade, (yakni) lebih cepat, lebih tinggi, lebih kuat, bersama-sama, saya harap selain kompetisi, para atlet dari semua negara dapat membangun persahabatan yang kokoh," imbuhnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO peringatkan obat batuk sirup anak terkontaminasi menyusul ratusan kasus kematian
Indonesia
•
25 Jan 2023

Tidur tepat waktu bisa cegah penyakit jantung
Indonesia
•
10 Nov 2021

Namibia luncurkan aplikasi kearsipan untuk lestarikan warisan budaya
Indonesia
•
26 Jan 2024

Badai musim dingin langka terpa wilayah selatan AS, sedikitnya 9 orang tewas
Indonesia
•
23 Jan 2025


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
