Asupan tinggi garam berkaitan dengan penurunan daya ingat lebih cepat pada pria

Ilustrasi. (THE ORGANIC CRAVE Ⓡ on Unsplash)

Konsumsi natrium yang lebih tinggi dapat mengganggu kemampuan memori episodik, jenis memori yang memungkinkan seseorang mengingat pengalaman pribadi dan peristiwa di masa lalu, seperti di mana Anda memarkir mobil, atau hari pertama Anda bersekolah.

 

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah penelitian di Australia mengungkap bahwa asupan tinggi garam dapat mempercepat penurunan daya ingat pada pria, yang menyoroti pentingnya pilihan asupan makanan dalam mendukung kesehatan otak.

Studi tersebut menemukan konsumsi natrium yang lebih tinggi dapat mengganggu kemampuan memori episodik, jenis memori yang memungkinkan seseorang mengingat pengalaman pribadi dan peristiwa di masa lalu, seperti di mana Anda memarkir mobil, atau hari pertama Anda bersekolah, demikian menurut pernyataan dari Universitas Edith Cowan (Edith Cowan University/ECU) Australia yang dirilis pada Rabu (15/4).

Dengan mengukur asupan natrium dasar dan penurunan kognitif dari 1.208 peserta selama 72 bulan, para peneliti menemukan pria dengan tingkat konsumsi natrium yang lebih tinggi cenderung mengalami penurunan memori episodik yang lebih cepat, sementara tidak ada bukti hubungan kausal serupa yang terlihat pada perempuan.

Meskipun natrium memiliki beberapa fungsi fisiologis dan terkait erat dengan fungsi pemeliharaan tubuh, konsumsi natrium dalam jumlah besar secara konsisten dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular dan tekanan darah tinggi, menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurobiology of Aging tersebut.

Peneliti utama, Samantha Gardener, dari ECU mengatakan meskipun mekanisme molekuler di balik proses tersebut belum dipahami, asupan tinggi natrium dapat berkontribusi pada peradangan otak, kerusakan pembuluh darah, dan penurunan aliran darah ke otak.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait