
Badai musim dingin langka terpa wilayah selatan AS, sedikitnya 9 orang tewas

Sejumlah mobil melaju di tengah badai musim dingin di Houston, Texas, Amerika Serikat, pada 21 Januari 2025. (Xinhua/Chen Chen)
Badai musim dingin langka, yang dikenal sebagai Enzo, melanda bagian selatan Amerika Serikat (AS) dengan salju yang memecahkan rekor dan cuaca yang sangat dingin di wilayah yang biasanya sejuk di sepanjang Pantai Teluk (Gulf Coast).
Houston, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Badai musim dingin langka, yang dikenal sebagai Enzo, melanda bagian selatan Amerika Serikat (AS) dengan salju yang memecahkan rekor dan cuaca yang sangat dingin di wilayah yang biasanya sejuk di sepanjang Pantai Teluk (Gulf Coast). Hingga Rabu (22/1) pagi waktu setempat, sedikitnya sembilan orang tewas akibat badai ini.New Orleans, kota terbesar di negara bagian pesisir Louisiana, pada Selasa (21/1) mengalami hujan salju terparahnya sejak 1948, dengan ketebalan salju yang turun dalam satu hari mencapai 8 inci (20,3 sentimeter), jauh melampaui rekor sebelumnya yaitu 2,7 inci (6,8 sentimeter), menurut laporan dari weather.com pada Rabu.Beberapa kota besar lainnya, termasuk Mobile, Alabama, dan Pensacola, Florida, juga melaporkan ketebalan salju yang belum pernah terjadi sebelumnya.Kondisi sedingin es ini menyebabkan gangguan yang meluas di wilayah selatan AS, mengakibatkan lebih dari 1.200 penerbangan di sejumlah bandar udara utama dari Texas hingga Florida ditangguhkan per Rabu pagi.
Sebuah jalan yang tertutup salju terlihat setelah badai musim dingin di Houston, Texas, Amerika Serikat, pada 21 Januari 2025. (Xinhua/Xu Jianmei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNESCO tetapkan Kaldera Toba sebagai “Global Geopark”
Indonesia
•
08 Jul 2020

Manuskrip langka era Ottoman sebut penguasa Muslim lindungi otonomi monastik Yunani
Indonesia
•
25 Oct 2022

Diorama Lego terbesar di dunia hidupkan kembali lukisan China kuno ikonis
Indonesia
•
08 Oct 2024

Bahasa Arab warisan ilmiah dan budaya dunia
Indonesia
•
18 Dec 2019


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
