
Balok batu berinskripsi Suryani ditemukan di Turkiye, diduga berusia 1.500 tahun

Sebanyak 13 balok batu yang memuat inskripsi Suryani ditemukan dalam proyek pengaspalan jalan rutin di Provinsi Mardin, Turkiye tenggara. Menurut para ahli, temuan tersebut memberikan wawasan baru terkait warisan budaya multikultural wilayah tersebut di Mesopotamia Hulu.
Istanbul, Turkiye (Indonesia Window) – Sebanyak 13 balok batu yang memuat inskripsi Suryani ditemukan dalam proyek pengaspalan jalan rutin di Provinsi Mardin, Turkiye tenggara. Menurut para ahli, temuan tersebut memberikan wawasan baru terkait warisan budaya multikultural wilayah tersebut di Mesopotamia Hulu.
Balok-balok batu itu ditemukan pada Selasa (16/6) dalam pekerjaan perataan tanah kota di Distrik Midyat, kata pihak berwenang setempat. Menyusul penemuan itu, Direktorat Museum Mardin dan tim kepolisian mengamankan situs tersebut untuk keperluan perlindungan dan dokumentasi.
Arkeolog Turkiye Nezih Basgelen, yang menjabat sebagai kepala Platform Pemantauan Warisan Budaya dan Alam, menuturkan kepada Xinhua pada Rabu (17/6) bahwa temuan itu sangat penting dari sudut pandang epigrafi.
Penilaian awal oleh para ahli museum menunjukkan bahwa artefak tersebut kemungkinan berasal dari abad ke-12 hingga ke-14. Namun, Basgelen yakin beberapa karakteristik tertentu pada aksaranya menunjukkan periode yang lebih awal.
"Inskripsi tersebut ditulis dalam (aksara) Estrangelo, salah satu bentuk paling awal dari Suryani Klasik, yang kemungkinan mengindikasikan berasal dari Zaman Kuno Akhir, mungkin antara abad ke-4 dan ke-5 Masehi," ungkapnya.
Basgelen menambahkan bahwa balok-balok batu tersebut kemungkinan merupakan bagian dari struktur gereja Suryani yang bersejarah, diduga Gereja Mor Aday, yang disebut dalam sejarah lisan setempat.
Suryani, bahasa klasik dari rumpun bahasa Aram, memainkan peran bersejarah yang penting sebagai bahasa kesusastraan dan keilmuan di kawasan tersebut. Saat ini, bahasa tersebut diklasifikasikan oleh UNESCO sebagai bahasa yang terancam punah.
Midyat, yang berlokasi di Mesopotamia Hulu, dikenal dengan arsitektur batunya dan warisan budaya Suryani.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Medan magnet dekat semburan gelombang radio cepat terekam Teleskop FAST China
Indonesia
•
24 Sep 2022

Ilmuwan China cetak rekor efisiensi baru untuk konversi tenaga surya ke hidrogen
Indonesia
•
18 Jun 2025

Robot anjing buatan China saingi manusia, melaju hingga 10,3 meter/detik
Indonesia
•
10 Jul 2025

Ilmuwan temukan ‘makhluk aneh’ di Antarktika
Indonesia
•
16 Feb 2021


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
