
Jangkar besi dan peti kotak ditemukan dekat bangkai kapal kuno di Laut China Selatan

Kapal penelitian ilmiah China Tansuo-1 yang mengangkut kapal selam berawak Shenhai Yongshi (Prajurit Laut Dalam) terlihat di Sanya, Provinsi Hainan, China selatan, setelah menyelesaikan survei arkeologis pertama terhadap bangkai kapal karam No. 1, yang terletak di dekat lereng kontinental barat laut di Laut China Selatan, pada 21 Mei 2023. (Xinhua/Guo Cheng)
Bangkai kapal kuno yang karam di Laut China Selatan, yang ditemukan dalam penyelidikan arkeologis China, relatif terpelihara dengan baik dan menampung banyak peninggalan budaya dari era tertentu, serta memiliki nilai sejarah, ilmiah, dan artistik yang penting.
Haikou, China (Xinhua) – Sebuah jangkar besi dan sebuah peti kotak ditemukan di dekat salah satu dari dua bangkai kapal kuno yang karam di Laut China Selatan, tempat penyelidikan arkeologis China sedang berlangsung.Disetujui oleh Administrasi Warisan Budaya Nasional China, sebuah tim arkeologi laut dalam sedang melakukan penyelidikan tahap pertama di situs bangkai kapal karam No. 1 dan No. 2 di dekat lereng kontinental barat laut di Laut China Selatan. Penyelidikan tersebut berlangsung mulai akhir Mei hingga awal Juni tahun ini.Jangkar besi dan peti kotak itu ditemukan di arah barat daya dari lokasi bangkai kapal karam No. 1, dengan jarak antara keduanya sekitar 50 meter.Bagian bawah jangkar besi berada dalam keadaan setengah terkubur, dengan kedua cakar jangkar terlihat, dan terdapat sebuah cincin besi di bagian atas batang jangkar yang berbentuk silinder.Pengukuran awal menunjukkan bahwa panjang jangkar besi tersebut sekitar 1 meter. Diameter batang jangkar berkisar antara 0,1 hingga 0,15 meter, dan diameter cincin besi di bagian atas mencapai sekitar 0,2 meter.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah jangkar besi ini milik bangkai kapal karam No. 1. Sementara itu, peti kotak diperkirakan terbuat dari kayu serta berada dalam keadaan setengah terkubur, dan isinya memerlukan penyelidikan lebih lanjut.Bangkai kapal karam No. 1 dan No. 2, di dekat lereng kontinental barat laut di Laut China Selatan, ditemukan pada Oktober 2022.
Foto yang diabadikan pada Oktober 2022 ini menunjukkan interior bangkai kapal karam No. 1 di dekat lereng kontinental barat laut di Laut China Selatan. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Stasiun pemancar 5G canggih diluncurkan di Gunung Qomolangma
Indonesia
•
29 Apr 2024

Ikan paus lindungi Bumi dari perubahan iklim
Indonesia
•
18 Feb 2020

China rampungkan pengeboran sumur vertikal terdalam di Asia
Indonesia
•
22 Feb 2025

Pesawat amfibi buatan China AG600 rampungkan uji terbang pada suhu dan kelembapan tinggi
Indonesia
•
19 Jul 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
