
Thailand terus dorong rencana bergabung dengan BRICS

Seorang pria memotret di pusat media KTT BRICS ke-15 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 21 Agustus 2023. (Xinhua/Li Yahui)
Bergabung dengan BRICS akan memungkinkan Thailand untuk memanfaatkan lebih jauh upaya memajukan kerja sama Selatan-Selatan serta memainkan peran yang lebih proaktif dan berkontribusi dalam menyusun arsitektur global.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Thailand terus mendorong rencananya untuk menjadi anggota kelompok perekonomian emerging BRICS paling cepat pada Oktober saat digelarnya konferensi tingkat tinggi (KTT) BRICS mendatang di Rusia, kata seorang pejabat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Thailand pada Kamis (20/6).Thailand telah mengirimkan surat resmi untuk bergabung dalam pertemuan tingkat menteri BRICS lebih dari sepekan yang lalu dan berharap mendapatkan respons yang positif, kata Juru Bicara Kemenlu Thailand Nikorndej Balankura, dalam upayanya untuk menjadi anggota pertama blok tersebut dari Asia Tenggara.Bergabung dengan BRICS akan memungkinkan Thailand untuk memanfaatkan lebih jauh upaya memajukan kerja sama Selatan-Selatan serta memainkan peran yang lebih proaktif dan berkontribusi dalam menyusun arsitektur global, kata Nikorndej dalam sebuah konferensi pers.Thailand menekankan pentingnya memprioritaskan multilateralisme dan memperkuat peran negara-negara berkembang di kancah internasional, yang sejalan dengan prinsip-prinsip BRICS, serta berpartisipasi dalam kelompok itu juga akan meningkatkan peluang negara kerajaan itu di panggung internasional, demikian menurut pernyataan pemerintah.BRICS merupakan akronim dari mekanisme kerja sama emerging market yang awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Pada Januari 2024, blok itu memperluas keanggotaannya dengan bergabungnya Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab, Iran, dan Ethiopia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi penghasil kurma terbanyak kedua dunia dengan 1,5 juta ton per tahun
Indonesia
•
28 Jun 2021

Bundesbank prediksi ekonomi Jerman berpotensi resesi pada Q1 2024
Indonesia
•
21 Feb 2024

Fokus Berita – Indonesia catat lonjakan wisatawan China, targetkan 2 juta pengunjung pada 2025
Indonesia
•
24 Mar 2025

Rantai pasokan iPhone terganggu oleh ‘lockdown’ China
Indonesia
•
03 Nov 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
