
Hampir 10.000 bilah kayu berusia lebih dari 1.700 tahun ditemukan di China tengah

Foto tak bertanggal berikut yang disediakan oleh institut peninggalan budaya dan arkeologi Provinsi Hunan menunjukkan bilah kayu yang ditemukan dari reruntuhan kota kuno Dutou di Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua)
Bilah kayu dan bambu berfungsi sebagai media utama untuk menulis di kalangan masyarakat China kuno sebelum kertas diciptakan dan dipopulerkan.
Changsha, China (Xinhua) – Hampir 10.000 bilah kayu berusia lebih dari 1.700 tahun telah ditemukan di Provinsi Hunan, China tengah, memberikan bukti penting untuk studi tentang perkembangan dan pemerintahan daerah tersebut pada zaman kuno, seperti disampaikan para arkeolog setempat.Bilah-bilah tersebut, yang berasal dari negara Wu pada periode Tiga Kerajaan (220-280 M), ditemukan di reruntuhan kota kuno Dutou, sekitar 13 km dari pusat wilayah Linwu di Kota Chenzhou.Reruntuhan itu terdiri dari sebuah zona kantor pemerintah, area permukiman, area industri, dan situs pemakaman. Bilah-bilah tersebut ditemukan di dua sumur kuno di zona kantor pemerintah.Bilah-bilah tersebut, yang biasanya terbuat dari kayu atau bambu, berfungsi sebagai media utama untuk menulis di kalangan masyarakat China kuno sebelum kertas diciptakan dan dipopulerkan. Sejauh ini, lebih dari 300.000 bilah telah ditemukan di China.
Foto tak bertanggal berikut yang disediakan oleh institut peninggalan budaya dan arkeologi Provinsi Hunan menunjukkan sebuah sumur kuno, lokasi ditemukannya lebih dari 2.000 bilah kayu, di reruntuhan kota kuno Dutou, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Perangkat berbasis teknologi roket selamatkan pasien dengan kondisi gagal jantung
Indonesia
•
20 Aug 2024

Peneliti China tetapkan tolok ukur baru dalam efisiensi produksi hidrogen surya
Indonesia
•
23 Feb 2025

Ilmuwan China berhasil temukan mineral Bulan baru, dinamakan Changesite-(Y)
Indonesia
•
10 Sep 2022

Emisi metana TPA sampah global kini dapat diukur dengan satelit
Indonesia
•
02 Aug 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
