
BMW akan integrasikan teknologi AI DeepSeek pada mobil terbarunya di China

Foto yang diabadikan di Shenyang, Provinsi Liaoning, China timur laut, pada 8 Mei 2024 ini menunjukkan upacara peluncuran mobil ke-6 juta yang diproduksi oleh BMW Brilliance Automotive (BBA). (Xinhua/Pan Yulong)
BMW akan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari perusahaan rintisan (startup) teknologi asal China, DeepSeek, ke dalam mobil-mobil terbarunya di China.
Shanghai, China (Xinhua/Indonesia Window) – BMW akan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dari perusahaan rintisan (startup) teknologi asal China, DeepSeek, ke dalam mobil-mobil terbarunya di China tahun ini, kata CEO BMW AG Oliver Zipse dalam pameran otomotif di Shanghai pada Rabu (23/4)."Langkah ini akan meningkatkan Intelligent Personal Assistant kami dengan fungsionalitas DeepSeek. Ini juga akan melengkapi kemampuan AI kami yang sudah ada dan memungkinkan akses ke informasi yang melampaui kendaraan itu sendiri," kata Zipse.Sebelumnya, sejumlah produsen mobil di China telah mendaftar untuk mengintegrasikan model bahasa besar (large language model/LLM) DeepSeek yang populer ke dalam sistem mereka.Zipse menegaskan pentingnya inovasi China, termasuk dalam bidang AI, mengatakan bahwa BMW "menghadirkan teknologi-teknologi terobosan dari para pemain lokal perintis dengan cepat ke jalan raya."Produsen mobil Jerman itu terus mempercepat kolaborasi dengan mitra-mitra teknologinya di China. Pekan lalu, BMW mengumumkan rencana untuk memperdalam kolaborasi dengan ByteDance guna meningkatkan penerapan AI dalam pemasaran dan layanan pelanggan. Pada Maret, BMW bekerja sama dengan Alibaba untuk mengintegrasikan LLM AI ke dalam kendaraan generasi mendatang buatannya serta bermitra dengan Huawei untuk mengembangkan lebih lanjut ekosistem digital dalam mobil (in-car) yang dirancang khusus untuk pasar China.Auto Shanghai 2025, atau Pameran Industri Otomotif Internasional Shanghai (Shanghai International Automobile Industry Exhibition) ke-21, yang berlangsung dari 23 April hingga 2 Mei, menarik hampir 1.000 perusahaan dari 26 negara dan kawasan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kota Zhuzhou di China luncurkan lini produksi pintar untuk satelit komersial
Indonesia
•
26 Oct 2024

COVID-19 – Otoritas AS: Bukti virus corona berasal dari Laboratorium Wuhan semakin kuat
Indonesia
•
27 May 2021

Memasuki musim berkembang biak, kawanan antelop Tibet memulai migrasi tahunan
Indonesia
•
06 May 2025

Detektor terahertz China tuai hasil di Antarktika
Indonesia
•
15 Mar 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
