
Iran siap beri bantuan penyelamatan untuk AS yang dilanda karhutla

Sebuah rumah dilalap api di lokasi kebakaran Palisades di Pacific Palisades, Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 7 Januari 2025. (Xinhua/Qiu Chen)
Bulan Sabit Merah Iran menyatakan kesiapannya untuk mengirim tim reaksi cepat khusus, peralatan penyelamatan, dan personel terlatih ke Amerika Serikat sebagai respons atas kebakaran hutan dan lahan yang berkobar di Los Angeles County.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iranian Red Crescent Society/IRCS) pada Sabtu (11/1) menyatakan kesiapannya untuk mengirim tim reaksi cepat khusus, peralatan penyelamatan, dan personel terlatih ke Amerika Serikat (AS) sebagai respons atas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berkobar di Los Angeles County.Presiden IRCS Pirhossein Kolivand melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah pesan kepada Cliff Holtz, CEO Palang Merah Amerika (American Red Cross), untuk menyampaikan simpati bagi para korban karhutla, menurut siaran pers yang dipublikasikan di situs web IRCS.Dia mengatakan karhutla berskala besar tersebut, yang telah menghancurkan area yang sangat luas di AS, "menghancurkan banyak rumah dan kehidupan, membahayakan keselamatan ribuan orang, dan mengubah keindahan alam negara itu menjadi abu," tidak hanya merupakan krisis nasional tetapi juga "mengusik hati nurani manusia, yang menimbulkan kepedihan pada semua orang yang memiliki rasa tanggung jawab dan belas kasih di seluruh dunia.""Saya pastikan kepada Anda, atas nama Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran, bahwa Anda tidak sendirian di masa-masa sulit ini," kata Kolivand. Upaya mengendalikan karhutla di AS memerlukan bantuan global, imbuhnya lebih lanjut."Dengan memanfaatkan pengalaman luas kami dalam menangani bencana alam dan kemanusiaan, kami, di Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran, siap untuk segera mengirimkan tim reaksi cepat khusus kami, peralatan penyelamatan, dan personel terlatih yang berdedikasi untuk memberikan bantuan," katanya."Kami menunggu tanggapan Anda untuk memastikan koordinasi yang diperlukan," kata Kolivand.Digambarkan sebagai salah satu kebakaran terburuk dalam sejarah wilayah itu, karhutla tersebut telah menghancurkan lebih dari 12.300 bangunan dan merenggut sedikitnya 11 nyawa per Jumat (10/1). Otoritas setempat memperingatkan jumlah korban tewas yang sebenarnya masih belum dapat dipastikan sampai kondisinya aman bagi tim investigator untuk masuk ke lingkungan-lingkungan yang terdampak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sedikitnya 30 tewas setelah kapal migran tenggelam di dekat pantai Italia
Indonesia
•
28 Feb 2023

Muara Sungai Yangtze saksikan perbaikan ekologi
Indonesia
•
21 Nov 2022

Konsumsi alkohol di Selandia Baru turun pada 2022
Indonesia
•
28 Feb 2023

WHO: Perluasan imunisasi selamatkan lebih dari 50 juta jiwa di Afrika
Indonesia
•
30 Apr 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
