
Pemerintah SAR Hong Kong rilis Cetak Biru Pengembangan Pemuda

Foto yang diabadikan pada 1 Januari 2022 ini menunjukkan sejumlah mahasiswa berpartisipasi dalam percakapan video antariksa-Bumi dengan para astronaut China di stasiun luar angkasa Tiangong di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Wang Shen)
Cetak Biru Pengembangan Pemuda Hong Kong mencakup empat bab yang mengungkap arahan pemerintah SAR Hong Kong di bawah tema khusus dan mengusulkan tindakan serta langkah yang sesuai, yaitu Eksplorasi, Harapan, Pemberdayaan, dan Kontribusi.
Hong Kong (Xinhua) – Pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong pada Selasa (20/12) merilis Cetak Biru Pengembangan Pemuda, yang menguraikan visi dan prinsip panduan secara keseluruhan untuk tugas jangka panjang pemerintah SAR Hong Kong terkait pengembangan generasi muda di masa depan.Pada tahap awal ini, lebih dari 160 aksi dan tindakan nyata yang mendukung pengembangan generasi muda telah diajukan, menurut siaran pers pemerintah SAR Hong Kong.Cetak Biru tersebut mencakup empat bab yang mengungkap arahan pemerintah SAR Hong Kong di bawah tema khusus dan mengusulkan tindakan serta langkah yang sesuai, yaitu Eksplorasi, Harapan, Pemberdayaan, dan Kontribusi.Dengan merilis Cetak Biru tersebut, Alice Mak, sekretaris urusan domestik dan pemuda pemerintah SAR Hong Kong, mengatakan bahwa pemerintah SAR Hong Kong akan meningkatkan koordinasi dan menggunakan pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan dalam merencanakan serta melaksanakan tugas terkait pengembangan generasi muda di Hong Kong.Visi pemerintah SAR Hong Kong adalah membina generasi muda baru yang mencintai negara dan Hong Kong, serta dibekali dengan perspektif global, pola pikir yang bercita-cita luhur, dan pemikiran yang positif."Dalam hubungan ini, kami berkomitmen menyediakan lingkungan yang memungkinkan generasi muda dapat lebih menghargai harapan akan masa depan dan berjuang untuk pembangunan yang berkelanjutan, sehingga mereka dapat sepenuhnya menyalurkan potensi mereka untuk masyarakat dan berkontribusi bagi Hong Kong, negara, dan dunia," kata Mak.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – 43 persen sekolah di dunia kekurangan fasilitas cuci tangan
Indonesia
•
16 Aug 2020

Sering terlibat dalam kegiatan sosial bermanfaat bagi lansia
Indonesia
•
15 Mar 2023

Jerman vonis mantan penjaga kamp Nazi berusia 101 tahun 5 tahun penjara
Indonesia
•
29 Jun 2022

UNICEF sebut lebih dari 9 juta anak putus sekolah di Ethiopia
Indonesia
•
07 Jan 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
