
China dan ASEAN tingkatkan kerja sama rantai industri NEV

Seorang pengunjung menjajal mobil energi baru dalam ajang China-ASEAN Expo ke-19 di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 17 September 2022. (Xinhua/Zhang Ailin)
Rantai industri kendaraan energi baru antara China dan negara-negara ASEAN terjalin semakin kuat, terutama dengan adanya percepatan peningkatan industri dan restrukturisasi ekonomi di negara masing-masing, serta penerapan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional.
Nanning, China (Xinhua) – Dalam ajang China-ASEAN Expo ke-19 yang diadakan di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 16-19 September lalu, kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV), buatan produsen mobil China menarik perhatian para pengunjung.Selain itu, kerja sama rantai industri dan nilai NEV antara China dan negara-negara ASEAN juga dipertunjukkan dalam pameran empat hari yang berakhir pada Senin (19/9) tersebut.Selama pameran itu, produsen mobil listrik China NETA memajang sejumlah model NEV buatannya, seperti NETA S dan NETA U, dan menandatangani perjanjian kerja sama dengan PTT Public Co., Ltd. dari Thailand dalam sejumlah bidang termasuk produksi dan pemasangan tiang pengisian daya NEV.Penandatanganan perjanjian itu meningkatkan kepercayaan para pelanggan di Thailand dan negara-negara lainnya terkait pengembangan NETA, menurut perusahaan tersebut.NETA memasuki pasar Thailand pada akhir Agustus tahun ini dan membuka gerai di beberapa kota di negara tersebut."Kami menerima lebih dari 5.000 surat niat pembelian sejak kami mulai beroperasi di Thailand," papar Chen Bao, eksekutif di departemen pemasaran NETA.Jejak NETA mencerminkan kerja sama penguatan rantai industri kendaraan energi baru di antara perusahaan-perusahaan di China dan negara-negara ASEAN.Di sebuah pabrik peleburan logam milik South Manganese Group Ltd. di Kota Chongzuo, Guangxi, bijih mangan dari Malaysia diproses menjadi mangan dioksida elektrolitik sebelum dijual di dalam negeri atau diekspor ke Jepang sebagai bahan mentah untuk baterai energi baru.Sejumlah kebijakan yang menguntungkan seperti pengurangan tarif di bawah Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) menjadikan rantai industri mangan yang menghubungkan China, ASEAN, dan Jepang lebih kompetitif di pasar internasional.Dengan adanya percepatan peningkatan industri dan restrukturisasi ekonomi di China dan negara-negara ASEAN, kerja sama di bidang NEV dan emerging industry lainnya turut memperoleh momentum.SAIC General Motors Wuling (SGMW) Motor Indonesia, anak perusahaan lokal milik manufaktur mobil besar SGMW di Indonesia, meluncurkan sebuah model NEV yang dinamai Wuling Air EV di basis produksinya di Kota Bekasi, Jawa Barat pada Agustus tahun ini, menurut perusahaan itu."Setelah lima tahun beroperasi, Wuling menjadi salah satu merek mobil China terlaris di Indonesia," kata Han Dehong, Wakil Manajer Umum SAIC General Motors Wuling Motor Indonesia.Selain itu, peluncuran NEV tersebut akan memberikan lebih banyak produk dan layanan otomotif berkualitas tinggi bagi masyarakat Indonesia, dan memperluas bisnis global merupakan strategi yang penting bagi pengembangan SGMW, imbuh Han.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

WTO: Perdagangan global tetap tangguh di tengah konflik Rusia-Ukraina
Indonesia
•
24 Feb 2023

Pemerintah harapkan Indonesia masuk 10 ekonomi terbesar dunia 2030
Indonesia
•
22 Sep 2020

Harga rumah di China naik pada Maret 2023
Indonesia
•
17 Apr 2023

Arab Saudi luncurkan perusahaan senilai 270 juta dolar AS kembangkan Masjidil Haram
Indonesia
•
20 Jan 2021


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
