
China Energy genjot produksi dan utamakan transisi energi bersih

Foto dari udara yang diabadikan pada 1 Juni 2023 ini memperlihatkan fasilitas penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (carbon capture, utilization, and storage/CCUS) di pembangkit listrik tenaga batu bara Taizhou milik China Energy Investment Corporation (China Energy) di Taizhou, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Tang Dehong)
China Energy Investment Corporation memiliki 14 proyek luar negeri di 10 negara, termasuk Afrika Selatan, Yunani, Indonesia, Australia, dan Jerman, yang mencakup bidang produksi batu bara, produksi listrik, penelitian dan pengembangan teknik dan teknologi.
Beijing, China (Xinhua) – China Energy Investment Corporation (China Energy) menggenjot produksi energi dan berbagai upaya menuju transisi energi bersih dalam sembilan bulan pertama tahun ini.Output batu bara China Energy mencapai 450 juta ton pada periode tersebut, naik tipis sebesar 0,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), dan produksi listriknya mencapai 900,3 miliar kilowatt-jam, naik 5,7 persen (yoy), menurut perusahaan tersebut.Perusahaan ini menginvestasikan 127,7 miliar yuan atau sekitar 17,79 miliar dolar AS untuk pengembangan selama periode tersebut, melonjak 51,7 persen dari setahun lalu, kata perusahaan itu.Untuk mempercepat transisi ramah lingkungan, China Energy meningkatkan input-nya dalam pengembangan energi baru, kata perusahaan itu, seraya menyatakan bahwa kapasitas terpasang energi baru mencapai 82,73 juta kilowatt.Sejak awal 2023, perusahaan itu memulai pembangunan sejumlah proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 26,67 juta kilowatt, dengan energi baru mencapai 19,35 juta kilowatt, menurut perusahaan itu.Berkenaan dengan pendalaman kerja sama global, perusahaan tersebut mengatakan bahwa proyek-proyeknya di luar negeri memberikan hasil yang bermanfaat, berkontribusi terhadap pembangunan lokal, mengoptimalkan perlindungan lingkungan, menambah lapangan kerja, dan meningkatkan standar hidup masyarakat.China Energy memiliki 14 proyek luar negeri di 10 negara, termasuk Afrika Selatan, Yunani, Indonesia, Australia, dan Jerman, yang mencakup bidang produksi batu bara, produksi listrik, penelitian dan pengembangan teknik dan teknologi, menurut juru bicara China Energy Chen Jing."Sebagian besar proyek kami di luar China bergerak di bidang energi bersih," kata Chen.*1 yuan = 2.149 rupiah**1 dolar AS = 15.709 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Bunga hortensia yang menawan bawa harapan baru petani Sumber Brantas
Indonesia
•
03 Apr 2026

Minyak melonjak 10 persen di Asia, euro jatuh karena reli obligasi
Indonesia
•
07 Mar 2022

China khawatirkan kebijakan AS yang rongrong aturan perdagangan multilateral
Indonesia
•
12 Aug 2023

Pariwisata Asia-Pasifik diyakini jadi mesin pertumbuhan baru, ini strategi APEC
Indonesia
•
28 Jun 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
