
China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030

Foto yang diabadikan pada 20 Desember 2024 ini menunjukkan sebuah kendaraan berbasis sel bahan bakar hidrogen dalam Konferensi Perdagangan Kekayaan Intelektual Internasional Hainan (Hainan International Intellectual Property Trade Conference) di Haikou, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Kendaraan berbasis sel bahan bakar di China berfokus pada perintisan penerapan energi hidrogen secara komprehensif.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China menargetkan untuk memiliki 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar di seantero negerinya per 2030, dua kali lipat dari level yang tercatat pada 2025, demikian menurut surat edaran yang diterbitkan bersama oleh tiga departemen, termasuk Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China.
Surat edaran tersebut, yang berfokus pada perintisan penerapan energi hidrogen secara komprehensif, menetapkan tujuan untuk menurunkan harga hidrogen bagi pengguna akhir (end-user) hingga di bawah 25 yuan per kilogram pada 2030 – dan sekitar 15 yuan di daerah-daerah yang menguntungkan – sambil mendorong penggunaan tenaga hidrogen sebagai penggerak baru pertumbuhan ekonomi.
*1 yuan = 2.461 rupiah
Industri hidrogen China telah berkembang dari ‘nol menjadi satu’, tetapi masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti skenario penerapan yang terbatas, biaya yang tinggi, serta kesulitan dalam hal penyimpanan dan transportasi, ungkap kementerian tersebut. Program rintisan tersebut akan memprioritaskan kendaraan berbasis sel bahan bakar, penerapan industri bertenaga hidrogen, dan penggunaan hidrogen yang inovatif.
Program rintisan harus dilaksanakan oleh klaster-klaster kota sebagai partisipan utama. Pemerintah pusat akan memberikan dana penghargaan kepada klaster-klaster kota tersebut, dengan setiap periode rintisan berlangsung selama empat tahun. Dana penghargaan maksimum untuk satu klaster kota selama periode rintisan tidak akan melampaui 1,6 miliar yuan, ungkap dokumen tersebut.
Per akhir 2025, hampir 40.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar hidrogen telah terjual di seluruh China, dan 574 stasiun pengisian bahan bakar hidrogen dengan kapasitas pengisian harian gabungan lebih dari 360 ton telah dibangun, sehingga menempatkan China di antara negara-negara terkemuka di dunia dalam sektor itu, imbuh kementerian tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Industri kelapa jadi peluang baru penguatan kerja sama ekonomi Indonesia-China
Indonesia
•
06 Aug 2025

Turbin angin lepas pantai 16 MW mulai beroperasi di China timur
Indonesia
•
24 Jul 2023

Peran anak muda dorong pembangunan regional jadi topik utama forum RCEP
Indonesia
•
25 Dec 2022

Usai penyelidikan antidiskriminasi, China akan kenakan tarif tambahan untuk sejumlah produk Kanada
Indonesia
•
09 Mar 2025


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
