
China terbitkan pedoman etik untuk penelitian penyuntingan genom manusia

Ilustrasi. (Testalize.me on Unsplash)
Penelitian penyuntingan genom manusia harus mengikuti prinsip-prinsip meningkatkan kesejahteraan manusia, menghormati individu, menjaga kehati-hatian dan tanggung jawab, memastikan kesetaraan dan keadilan, serta bersikap terbuka dan transparan.
Beijing, China (Xinhua) – Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China menerbitkan pedoman etik untuk mengatur penelitian penyuntingan genom manusia dan mendorong perkembangannya yang sehat.Penelitian penyuntingan genom manusia harus mengikuti prinsip-prinsip meningkatkan kesejahteraan manusia, menghormati individu, menjaga kehati-hatian dan tanggung jawab, memastikan kesetaraan dan keadilan, serta bersikap terbuka dan transparan, menurut pedoman tersebut."Penggunaan teknologi penyuntingan genom manusia dalam penelitian harus dinilai secara hati-hati, dengan mempertimbangkan sepenuhnya nilai ilmiah dan sosial, serta potensi risikonya," papar pedoman itu, yang dirumuskan oleh subkomite etik medis di komite etik ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.Secara khusus dalam penelitian klinis, evaluasi menyeluruh dan penanganan tingkat keparahan penyakit serta potensi risiko perlu dilakukan untuk mencapai keseimbangan antara tindakan dan pencegahan, ungkap pedoman itu.Mengenai penelitian penyuntingan genom manusia pada sel germinal, telur yang telah dibuahi, atau embrio, dilarang keras menggunakan sel germinal, telur yang telah dibuahi, atau embrio yang telah disunting untuk kehamilan dan reproduksi, kata pedoman tersebut."Saat ini, penelitian klinis apa pun yang melibatkan penyuntingan genom germline merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak diperbolehkan," imbuh pedoman itu.Penelitian klinis hanya dapat dipertimbangkan ketika manfaat, risiko, dan pilihan alternatif telah dipahami dan dipertimbangkan sepenuhnya, masalah keamanan dan efektivitas ditangani, serta terdapat konsensus sosial yang luas, evaluasi yang ketat dan pengawasan yang ketat, menurut pedoman itu.Pedoman tersebut juga menguraikan persyaratan umum untuk penelitian penyuntingan genom manusia, yang mencakup tujuan yang masuk akal, melindungi peserta penelitian, memiliki kualifikasi dan kondisi terkait, serta mendapatkan persetujuan berdasarkan penjelasan yang memadai.Persyaratan khusus telah ditentukan untuk penanganan sampel sisa dan ketentuan untuk menggunakan strategi penyuntingan genom sel somatik pada berbagai tahap penelitian, yaitu penelitian dasar, penelitian praklinis, serta penelitian klinis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Roket uji coba ‘reusable’ komersial China rampungkan uji terbang lepas landas dan pendaratan vertikal
Indonesia
•
12 Sep 2024

Wahana antariksa Boeing Starliner berangkat dari ISS ke Bumi, tanpa bawa awak
Indonesia
•
08 Sep 2024

Industri seluler global pamerkan inovasi termutakhir di MWC 2023 Barcelona
Indonesia
•
01 Mar 2023

China bertekad lakukan banyak upaya pengembangan fasilitas pertanian modern
Indonesia
•
24 Jul 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
