
Google laporkan terobosan dalam komputasi kuantum

Foto yang diabadikan pada 1 Juli 2025 ini menunjukkan komputer kuantum superkonduktor Tianyan-504 di China Telecom Quantum Group yang terletak di Hefei, ibu kota Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Zhang Cheng)
Cip Willow menjalankan algoritma 13.000 kali lebih cepat dibandingkan algoritma klasik terbaik di salah satu superkomputer tercepat di dunia. Secara teori, algoritma ini juga dapat direplikasi di komputer kuantum lain.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Google mengumumkan pencapaian penting baru dalam komputasi kuantum yang berpotensi membuka jalan bagi penggunaan dalam bidang penemuan obat dan ilmu material di masa depan.Menggunakan cip kuantum terbarunya yang bernama Willow, Google mengembangkan algoritma baru yang kinerjanya melampaui komputer konvensional. Terobosan ini dipublikasikan dalam artikel penelaahan sejawat (peer-reviewed) di jurnal Nature pada Rabu (22/10) dan dicapai oleh tim kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kuantum Google.Hartmut Neven, wakil presiden teknik di Google, mengatakan dalam sebuah unggahan di blog bahwa penggunaan komputer kuantum di dunia nyata kemungkinan masih lima tahun lagi. Namun, CEO Google Sundar Pichai mengatakan terobosan dengan algoritma, yang disebut "gema kuantum" (quantum echoes) oleh perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu, merupakan langkah signifikan.Menurut Google, cip Willow menjalankan algoritma 13.000 kali lebih cepat dibandingkan algoritma klasik terbaik di salah satu superkomputer tercepat di dunia. Secara teori, algoritma ini juga dapat direplikasi di komputer kuantum lain."Cip Willow kami telah mencapai keunggulan kuantum yang dapat diverifikasi untuk pertama kalinya," kata Pichai dalam unggahan di media sosial X, seraya menyebut terobosan ini sebagai langkah signifikan menuju penerapan komputasi kuantum pertama di dunia nyata.Algoritma baru ini dapat menjelaskan interaksi antara atom-atom dalam molekul menggunakan resonansi magnetik nuklir (nuclear magnetic resonance/NMR), ujar Pichai, yang berpotensi membuka jalan untuk penggunaan dalam bidang penemuan obat dan ilmu material di masa depan.Ini bukan klaim pertama Google tentang keunggulan kuantum, tetapi para peneliti mengatakan pencapaian baru ini menandai pencapaian yang sangat penting karena hasilnya dapat diulang dan diverifikasi secara independen."Komputasi berulang yang melampaui sistem klasik ini menjadi landasan bagi verifikasi yang dapat diukur, sehingga membawa komputer kuantum semakin dekat menjadi alat untuk penerapan praktis," kata Google dalam unggahan blog resminya.Michel Devoret, peraih Penghargaan Nobel Fisika tahun ini sekaligus kepala ilmuwan di unit AI kuantum Google, mengatakan, "Ini menandai langkah baru menuju komputasi kuantum skala penuh."Namun demikian, beberapa ilmuwan tetap berhati-hati, menyoroti tantangan teknis yang masih berlangsung.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Teknologi pengolahan limbah untuk kampung di atas laut
Indonesia
•
29 Sep 2019

Tim ilmuwan China ungkap cara air di mantel dalam jadikan Bumi layak huni
Indonesia
•
13 Dec 2025

Lestarikan lumba-lumba langka di Sungai Mekong, Menteri Kamboja desak upaya bersama
Indonesia
•
11 Mar 2025

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
