
COVID-19 – Somalia dan PBB tingkatkan vaksinasi di tengah kekeringan parah

Seorang pria menerima suntikan vaksin COVID-19 di Mogadishu, Somalia, pada 16 Maret 2021. (Xinhua/Hassan Bashi)
Sejauh ini, sekitar 2,3 juta orang telah menerima vaksinasi lengkap COVID-19 dan lebih dari 1,9 juta orang telah menerima vaksinasi parsial, menurut Kementerian Kesehatan Somalia.
Jakarta (Indonesia Window) – Somalia dan dua badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Ahad (28/8) berjanji mengintensifkan upaya meningkatkan cakupan vaksinasi COVID-19 di seluruh negara itu di tengah kekeringan parah yang melanda beberapa bagian Somalia.Kementerian kesehatan Somalia, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengatakan beberapa tantangan telah memperlambat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Somalia, termasuk akses yang terbatas ke sejumlah daerah tertentu akibat ketidakamanan atau tantangan logistik.Perwakilan UNICEF di Somalia Wafaa Saeed Abdelatef mengatakan bahwa pemerintah membuat kemajuan nyata dalam pengadaan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif."Situasi kemanusiaan saat ini menyerukan kebijakan mendesak untuk meningkatkan vaksinasi COVID-19 dan bantuan kemanusiaan lainnya yang dapat menyelamatkan jiwa, terutama bagi pengungsi internal, masyarakat pedesaan, dan kaum nomaden," kata Saeed dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan di Mogadishu, ibu kota Somalia.Dia menambahkan bahwa UNICEF akan terus bekerja sama dengan erat bersama pemerintah dan para mitra untuk memastikan masyarakat menyadari manfaat dari vaksinasi.Pernyataan bersama tersebut muncul setelah Somalia pada Sabtu (27/8) menerima 1,64 juta dosis vaksin COVID-19 Johnson and Johnson (J&J) dari Swedia dan Republik Ceko, yang disumbangkan melalui Fasilitas COVAX.
Seorang pria menerima suntikan vaksin COVID-19 dalam sebuah program vaksinasi di Mogadishu, ibu kota Somalia, pada 16 Agustus 2021. (Xinhua/Hassan Bashi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Diguncang gempa dahsyat, Vanuatu dilaporkan alami kerusakan parah
Indonesia
•
18 Dec 2024

Feature – Kafe-kafe unik suguhkan pengalaman minum kopi yang berkesan di Yunnan China
Indonesia
•
31 Mar 2024

Sebagian dari serangan jantung di UEA dialami pasien di bawah 50 tahun
Indonesia
•
04 Oct 2022

Advokat harus miliki kemampuan “Public Speaking”
Indonesia
•
20 Jan 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
