
Xinjiang di China akan investasikan 182 juta yuan untuk pendidikan prasekolah

Anak-anak bermain di kawasan "Dove Lane" di Kota Hotan, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 27 Mei 2020. (Xinhua/Sadat)
Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China barat laut akan menginvestasikan dana sebesar 182 juta yuan untuk pendidikan prasekolah pada 2023, dengan sebanyak 11 taman kanak-kanak (TK) publik akan dibangun di lima kota dengan populasi penduduk yang relatif terkonsentrasi, termasuk Urumqi dan Korla.
Urumqi, Xinjiang (Xinhua) – Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China barat laut akan menginvestasikan dana sebesar 182 juta yuan untuk pendidikan prasekolah pada 2023, demikian disampaikan oleh pihak departemen pendidikan di daerah tersebut pada Rabu (15/2) dalam sebuah konferensi pers.Tahun ini, sebanyak 11 taman kanak-kanak (TK) publik akan dibangun di lima kota dengan populasi penduduk yang relatif terkonsentrasi, termasuk Urumqi dan Korla. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan angka pendaftaran peserta didik baru sebanyak lebih dari 4.000 di kota-kota tersebut.
Sejumlah orang berpartisipasi dalam hiburan salju di sebuah resor ski di Wilayah Otonom Etnis Kazak Mori, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 12 Desember 2022. Karnaval wisata es dan salju kedua di Wilayah Otonom Etnis Kazak Mori ini resmi dibuka pada Senin (12/12). (Xinhua/Wang Fei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kebun Binatang San Diego AS bagikan foto tampilan perdana dua panda raksasa dari China
Indonesia
•
11 Jul 2024

Gim video jadi duta global untuk daya tarik budaya China
Indonesia
•
11 Jul 2024

Penyebaran virus bersamaan picu tekanan bagi sistem perawatan kesehatan UE
Indonesia
•
13 Dec 2022

COVID-19 – AS setujui dosis ‘booster’ vaksin yang diperbarui untuk anak 5-17 tahun
Indonesia
•
13 Oct 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
