
Kisah – Pemuda Gaza daur ulang limbah kopi jadi pupuk ramah lingkungan

Abdullah Al-Safadi mengumpulkan ampas kopi untuk digunakan sebagai pupuk tanaman di Gaza City pada 19 Januari 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Daur ulang ampas kopi menjadi pupuk organik dapat dilakukan karena ampas kopi kaya dengan nitrogen dan secara alami mampu mengusir beberapa hama kebun yang umum, bahkan menjadi ‘penghalang’ yang tidak dapat ditembus oleh keong dan siput.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Abdullah Al-Safadi, seorang pemuda Gaza berusia 20-an tahun, mempromosikan daur ulang ampas kopi menjadi pupuk organik di komunitasnya.Pemuda itu, yang bekerja di sebuah kafe setempat, mengatakan kepada Xinhua bahwa warga di daerah kantong pesisir tersebut mengonsumsi sekitar tujuh ton kopi setiap harinya, yang berarti sedikitnya empat ton ampas kopi dihasilkan per hari.Namun, kebiasaan membuang ampas kopi ke pipa saluran pembuangan menyebabkan limbah yang besar dan menyumbat pipa.
Abdullah Al-Safadi menggunakan ampas kopi sebagai pupuk tanaman di Gaza City pada 19 Januari 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Abdullah Al-Safadi menggunakan ampas kopi sebagai pupuk tanaman di Gaza City pada 19 Januari 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Populasi Australia mengecil dan menua pascapandemi COVID-19
Indonesia
•
05 Jan 2023
Sprite ubah kemasan botol hijau jadi bening untuk tingkatkan daur ulang
Indonesia
•
29 Jul 2022

Konsumsi makanan dari luar rumah sebabkan 50 persen alergi makanan
Indonesia
•
28 May 2022

Feature – Warga Suriah tercekam saat Israel lancarkan serangan intens di Provinsi Hama
Indonesia
•
11 Sep 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
