
Jepang bukukan defisit perdagangan sebesar 26 miliar dolar AS pada Januari 2023

Foto yang diabadikan pada 16 Februari 2023 ini menunjukkan sebuah pelabuhan peti kemas di Shinagawa, Tokyo, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Defisit perdagangan Jepang pada Januari 2023 berada di angka 3,5 triliun yen atau 26,16 miliar dolar AS, menandai defisit selama 18 bulan berturut-turut akibat kenaikan biaya energi dan laju ekspor yang melambat.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Jepang membukukan rekor defisit perdagangan pada Januari 2023 akibat kenaikan biaya energi dan laju ekspor yang melambat, demikian disampaikan pemerintah negara tersebut dalam sebuah laporan pada Kamis (16/2).Menurut Kementerian Keuangan Jepang, defisit perdagangan negara itu pada Januari berada di angka 3,5 triliun yen atau 26,16 miliar dolar AS dan menandai defisit selama 18 bulan berturut-turut.
Foto yang diabadikan pada 16 Februari 2023 ini menunjukkan sebuah pelabuhan peti kemas di Shinagawa, Tokyo, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Foto yang diabadikan pada 20 April 2022 ini menunjukkan uang kertas yen Jepang dan dolar AS di Tokyo, Jepang. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bank sentral Australia pertahankan suku bunga acuan di level 4,35 persen
Indonesia
•
21 Mar 2024

Lembaga ‘think-tank’ IESR luncurkan kajian peta potensi teknis energi terbarukan
Indonesia
•
26 Oct 2021

China terapkan bea masuk antidumping terhadap karet halobutyl dari AS, UE, Inggris, dan Singapura
Indonesia
•
20 Aug 2024

Inflasi Australia diperkirakan capai puncaknya jelang akhir tahun, lebih lama dari perkiraan
Indonesia
•
24 Oct 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
