PBB berhasil salurkan bahan bakar yang krusial ke dalam wilayah Gaza di tengah ketegangan

Warga Palestina terlihat di wilayah Sudaniya di Gaza City utara pada 12 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Di tengah pengeboman dan penembakan mematikan yang terjadi setiap hari secara luas, para pekerja kemanusiaan PBB mengatakan bahwa sekitar 280.000 liter bahan bakar yang sangat dibutuhkan akhirnya berhasil disalurkan ke lokasi yang lebih mudah diakses di dalam wilayah Gaza.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Di tengah pengeboman dan penembakan mematikan yang terjadi setiap hari secara luas, para pekerja kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Kamis (19/6) mengatakan bahwa sekitar 280.000 liter bahan bakar yang sangat dibutuhkan akhirnya berhasil disalurkan ke lokasi yang lebih mudah diakses di dalam wilayah Gaza.Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) mengatakan bahwa PBB berhasil mengamankan pasokan bahan bakar yang sangat dibutuhkan dari Stasiun Al Tahreer di Rafah dan mengangkutnya ke Deir al Balah. Tidak ada bahan bakar yang diizinkan masuk ke Gaza selama 110 hari terakhir."Meski hal ini memberi sedikit waktu tambahan, jumlahnya masih jauh dari cukup," ungkap OCHA. "Untuk menjaga agar operasi penyelamatan nyawa dapat terus dilakukan, bahan bakar yang dibeli dari luar harus diizinkan masuk ke Gaza. Jika hal ini tidak segera dilakukan, rumah sakit, ambulans, instalasi desalinasi air laut, jaringan telepon, dan layanan penting penunjang kelangsungan hidup lainnya akan terhenti."
Foto yang diabadikan pada 16 Juni 2025 ini menunjukkan pengungsi Palestina mengambil air di dekat sebuah tempat penampungan sementara di Gaza City di tengah krisis air yang terus berlanjut selama perang. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Warga Palestina terlihat di wilayah Sudaniya di Gaza City utara pada 12 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina membawa kotak-kotak bantuan di Gaza City pada 16 Juni 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – China produksi 60 juta alat tes antigen per hari
Indonesia
•
21 Dec 2022

Empat anak Kolombia ditemukan hidup setelah 40 hari hilang di hutan
Indonesia
•
13 Jun 2023

Sekolah-sekolah Iran serukan “pemberantasan” Israel, sebut AS “setan”
Indonesia
•
14 Sep 2022

PBB: 85.000 wanita dan anak perempuan jadi korban pembunuhan pada 2023
Indonesia
•
28 Nov 2024
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
