
Opini: BRICS cerminkan permintaan platform alternatif untuk bahas isu global

Foto yang diabadikan pada 23 Oktober 2024 ini menunjukkan logo Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-16 di pusat media KTT tersebut di Kazan, Rusia. (Xinhua/Shen Hong)
Dinamika perkembangan BRICS dan pertumbuhan keanggotaannya mencerminkan permintaan adanya sebuah platform alternatif untuk membahas isu-isu global.
Dinamika perkembangan BRICS dan pertumbuhan keanggotaannya mencerminkan permintaan adanya sebuah platform alternatif untuk membahas isu-isu global.Perubahan keseimbangan kekuatan dan makin besarnya potensi ekonomi negara-negara berkembang membutuhkan representasi kelembagaan di kancah global maupun dalam mekanisme tata kelola global. Pembentukan BRICS sebagian besar merespons permintaan ini.Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS yang baru saja berakhir di Kazan, Rusia, sekali lagi menunjukkan pengaruh dan suara Global South yang semakin besar serta signifikansi mekanisme BRICS.Dalam KTT tersebut, negara-negara Global South dan emerging market mendiskusikan berbagai isu penting, seperti perdamaian dan stabilitas dunia, reformasi tata kelola global, pembangunan, dan struktur keuangan internasional.Penting untuk dicatat bahwa BRICS tidak ditujukan untuk melawan partisipan mana pun dalam komunitas global. Sebaliknya, BRICS memenuhi fungsi penting untuk menegaskan kedaulatan negara-negara anggota, berbagi pandangan tentang dasar-dasar politik tatanan dunia.BRICS menegaskan komitmennya untuk mempertahankan peran sentral Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sistem internasional. Kehadiran Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sekali lagi menekankan bahwa dunia membutuhkan platform untuk berdialog.
Foto dari udara yang diabadikan pada 28 September 2021 ini menunjukkan gedung kantor pusat New Development Bank (NDB) di Shanghai, China timur. (Xinhua/Fang Zhe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

‘Purchasing Managers Index’ manufaktur Indonesia tertinggi di ASEAN-5
Indonesia
•
25 Oct 2021

Jumlah perusahaan ‘unicorn’ di China capai 369
Indonesia
•
01 May 2024

Kepala OPEC soroti kerja sama energi dengan China
Indonesia
•
21 Mar 2024

‘Cash flow’ Mesir anjlok, Terusan Suez rugi miliaran dolar AS imbas ketegangan kawasan
Indonesia
•
28 Sep 2025


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
