
Menteri kesehatan Afghanistan perkirakan adanya kebutuhan obat di Herat yang terdampak gempa

Foto yang diabadikan pada 9 Oktober 2023 ini menunjukkan seorang anak yang terluka di sebuah rumah sakit lokal di Kota Herat, Provinsi Herat, Afghanistan barat. (Xinhua/Saifurahman Safi
Dua gempa dahsyat yang masing-masing bermagnitudo 6,2 dan diikuti oleh beberapa gempa susulan mengguncang Afghanistan barat dengan pusat gempa di Distrik Zanda Jan, Provinsi Herat, pada Sabtu (7/10), mengakibatkan sedikitnya 2.053 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka.
Herat, Afghanistan (Xinhua) – Pelaksana tugas menteri kesehatan masyarakat di pemerintahan sementara Afghanistan Qalandar Ibad mengatakan akan ada kebutuhan untuk obat-obatan dan peralatan medis bagi orang-orang yang terdampak gempa di Provinsi Herat, Afghanistan barat."Jika kita melihat masalah ini dalam jangka panjang seperti satu bulan, dua bulan, tiga bulan, atau enam bulan, kita membutuhkan peralatan medis dan obat-obatan," kata Ibad kepada Xinhua pada Senin (9/10) usai mengunjungi beberapa rumah sakit di Provinsi Herat.Menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi China, dua gempa dahsyat yang masing-masing bermagnitudo 6,2 dan diikuti oleh beberapa gempa susulan mengguncang Afghanistan barat dengan pusat gempa di Distrik Zanda Jan, Provinsi Herat, pada Sabtu (7/10), mengakibatkan sedikitnya 2.053 orang tewas dan ribuan lainnya luka-luka.
Sebuah pemakaman massal pascagempa bumi mematikan dilakukan di Distrik Zindajan, Provinsi Herat, Afghanistan barat, pada 9 Oktober 2023. (Xinhua/Zahir Khan)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas gempa Afghanistan capai 1.000, upaya penyelamatan terhambat
Indonesia
•
23 Jun 2022

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 27.000
Indonesia
•
02 Feb 2024

Sekjen PBB desak Israel dan Hamas lakukan gencatan senjata, tunjukkan keberanian politik di tengah krisis
Indonesia
•
08 May 2024

Populasi warga asing di Jepang capai 3,95 juta, catat rekor tertinggi
Indonesia
•
11 Oct 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
