
Tajuk Xinhua: China buka ‘Dua Sesi’ untuk dorong modernisasi baru

Pertemuan pembukaan sesi pertama Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) ke-14 digelar di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 4 Maret 2023. (Xinhua/Zhai Jianlan)
‘Dua Sesi’ dalam pemerintahan China adalah saat pemerintah pusat akan menyerahkan sebuah laporan kerja yang biasanya meninjau pencapaian masa lalu dan menetapkan target pembangunan untuk tahun ini dan seterusnya.
Beijing, China (Xinhua) – Badan penasihat politik tertinggi China resmi membuka sesi tahunannya pada Sabtu (4/3), menandai dimulainya ‘Dua Sesi’ di sebuah tahun yang penting saat China mengumpulkan kekuatan untuk membangun negara sosialis modern yang hebat.Presiden Xi Jinping dan para pemimpin China lainnya menghadiri pertemuan pembukaan sesi pertama Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) ke-14 di Balai Agung Rakyat di Beijing.Wang Yang, Ketua Komite Nasional CPPCC ke-13, menyerahkan sebuah laporan kerja kepada sesi Komite Nasional CPPCC, mengatakan badan penasihat politik tersebut telah membangun konsensus yang luas dan menyumbangkan kebijaksanaan serta kekuatan untuk mencapai dua tujuan seratus tahun.‘Dua Sesi’ dalam pemerintahan China merujuk pada pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC), badan legislatif tertinggi China, dan Komite Nasional CPPCC. Sesi NPC dibuka pada Ahad (5/3).‘Dua Sesi’ ini sangat penting dalam kalender politik negara itu, saat pemerintah pusat akan menyerahkan sebuah laporan kerja yang biasanya meninjau pencapaian masa lalu dan menetapkan target pembangunan untuk tahun ini dan seterusnya. Ribuan legislator nasional dan penasihat politik akan meninjau dan membahas laporan tersebut, serta laporan legislatif nasional, mahkamah agung, dan kejaksaan agung.Pertemuan politik tahun ini membawa pengaruh yang sangat besar. Pemilihan para pejabat tinggi baru institusi negara dan kepemimpinan baru Komite Nasional CPPCC merupakan tugas penting dari ‘Dua Sesi’ tahun ini. Reformasi terencana institusi Dewan Negara China juga akan dibahas.Selain itu, para anggota parlemen akan membahas draf amendemen Hukum Perundang-undangan. Sementara itu, sesi Komite Nasional CPPCC akan meninjau dan menyetujui amendemen piagam CPPCC.Saat menyampaikan pidato di hadapan para penasihat politik nasional, Wang memuji lima tahun terakhir China sebagai sesuatu yang "benar-benar luar biasa."China berhasil mewujudkan Tujuan Seratus Tahun Pertama untuk membangun masyarakat yang cukup makmur dalam segala aspek sesuai jadwal, kata Wang. "Peremajaan bangsa China kini berada di jalur sejarah yang tidak dapat diubah."Kongres Nasional Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC) ke-20, yang diadakan pada Oktober 2022, memetakan arah bagi China untuk mewujudkan Tujuan Seratus Tahun Kedua dalam membangun negara sosialis modern yang hebat dalam segala aspek pada pertengahan abad ini.Sebagai sebuah ajang politik besar yang berlangsung setelah kongres CPC itu, ‘Dua Sesi’ diperkirakan dapat lebih menggerakkan bangsa untuk memenuhi tujuan modernisasi.
Pertemuan pembukaan sesi pertama Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China (Chinese People's Political Consultative Conference/CPPCC) ke-14 digelar di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 4 Maret 2023. (Xinhua/Shen Hong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB peringatkan solusi dua negara Palestina-Israel mungkin tak tercapai
Indonesia
•
17 Jul 2022

COVID-19 - Kemenkes Saudi: Kekebalan terbentuk setelah vaksinasi, efektif mulai 10 Oktober
Indonesia
•
04 Oct 2021

Warga New York gelar aksi unjuk rasa, kecam serangan militer AS terhadap Iran
Indonesia
•
01 Mar 2026

UE akan tetap berlakukan UU Digital meski dikritik AS
Indonesia
•
03 Sep 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
