
Dubes Lu Kang: China-Indonesia cita-citakan komunitas bersama

Foto yang diabadikan pada 12 November 2022 ini menunjukkan logo Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) ke-17 mendatang di luar Apurva Kempinski, venue utama KTT G20, di Bali. (Xinhua/Wang Yiliang)
China dan Indonesia telah memelihara komunikasi dan koordinasi yang erat dalam berbagai urusan multilateral, mendedikasikan diri mereka untuk melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang, serta berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan dan dunia pada umumnya.
Jakarta (Xinhua) – Membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama menjadi cita-cita bersama masyarakat kedua negara, ujar Duta Besar (Dubes) China untuk Indonesia Lu Kang menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (Group of 20/G20) ke-17 yang akan diselenggarakan di Bali.China mendukung Indonesia dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua G20 tahun ini, dan berharap KTT itu akan membantu memperkuat kerja sama internasional dalam memerangi pandemik COVID-19, mendorong pemulihan ekonomi dunia, serta menjaga ketahanan pangan dan energi global, kata Lu kepada Xinhua.Sebagai dua negara berkembang utama, kedua pihak telah memelihara komunikasi dan koordinasi yang erat dalam berbagai urusan multilateral, mendedikasikan diri mereka untuk melindungi kepentingan bersama negara-negara berkembang, serta berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan pembangunan di kawasan dan dunia pada umumnya, imbuh Lu.Sang dubes menyoroti fakta bahwa Presiden China Xi Jinping dan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, dalam lawatan presiden yang akrab disapa Jokowi itu ke China Juli lalu, telah memutuskan arah keseluruhan dalam membangun komunitas China-Indonesia dengan masa depan bersama.China dan Indonesia berada pada tahap pembangunan yang sama, memiliki kepentingan yang saling terkait, menganut filosofi dan jalur pembangunan yang serupa, serta berbagi masa depan yang saling terkait erat, urai Lu.Kedua negara akan terus memperdalam empat pilar kerja sama mereka yang mencakup politik, ekonomi, pertukaran antarmasyarakat, dan proyek maritim, papar Lu.Setelah rampung dan beroperasi, Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang merupakan proyek unggulan dalam kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra, akan mengurangi kemacetan lalu lintas secara signifikan, menjadikan perjalanan semakin nyaman bagi masyarakat setempat, meningkatkan lingkungan investasi lokal, menggenjot bisnis dan pariwisata di sepanjang rute itu, serta mempercepat pembangunan koridor ekonomi kereta cepat, kata Lu.Kesuksesan proyek tersebut akan memajukan pengembangan hubungan bilateral dan membentuk model baru bagi kerja sama praktis bilateral dalam berbagai sektor, terutama di bidang infrastruktur, ujar Lu.
Foto yang diabadikan pada 9 November 2022 ini menunjukkan kereta rel listrik (electric multiple unit/EMU) tengah menjalani hot-running test di seksi uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Jiao Hongtao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Gempa magnitudo 6,1 di Afghanistan tewaskan 950 orang
Indonesia
•
22 Jun 2022

Suriah buka dua titik perlintasan untuk penyaluran bantuan gempa
Indonesia
•
14 Feb 2023

Fokus Berita – Apa yang menarik perhatian Xi Jinping di Piramida Maya?
Indonesia
•
10 Aug 2026

PBB: Ribuan anak dikhawatirkan tewas akibat gempa di Turkiye dan Suriah
Indonesia
•
17 Feb 2023


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
