
Eropa dilanda cuaca ekstrem, sektor perjalanan alami gangguan

Kendaraan penyapu salju membersihkan salju di sebuah area parkir mobil di Manchester, Inggris, pada 5 Januari 2025. (Xinhua/Jon Super)
Eropa sedang dilanda gelombang dahsyat cuaca musim dingin ekstrem, termasuk salju lebat, hujan es, dan badai, yang mengganggu transportasi dan infrastruktur di seluruh benua tersebut, menyebabkan para pelaku perjalanan telantar dan komunitas setempat berjuang untuk mengatasi kekacauan.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Eropa sedang dilanda gelombang dahsyat cuaca musim dingin ekstrem, termasuk salju lebat, hujan es, dan badai, yang mengganggu transportasi dan infrastruktur di seluruh benua tersebut, menyebabkan para pelaku perjalanan telantar dan komunitas setempat berjuang untuk mengatasi kekacauan.Di Jerman, cuaca musim dingin menyebabkan gangguan yang signifikan pada transportasi udara dan kereta selama akhir pekan lalu. Di Bandar Udara Brandenburg Berlin, jumlah kedatangan dipangkas setengahnya pada Ahad (5/1) malam waktu setempat karena ada ancaman hujan es, dengan pendaratan dibatasi menjadi hanya 20 pesawat per jam. Bandar Udara Frankfurt membatalkan 120 dari 1.090 penerbangan yang dijadwalkan pada Ahad, sementara Bandar Udara Munich beroperasi dengan hanya satu landasan pacu sepanjang hari itu, menjadwal ulang 750 penerbangan dan membatalkan 35 lainnya sebagai langkah antisipasi. Layanan perkeretaapian di seluruh Jerman, termasuk di Frankfurt, juga mengalami penundaan dan pembatalan yang meluas.Belanda mengalami gangguan serupa pada Ahad akibat hujan salju lebat. Sekitar 70 penerbangan dibatalkan di Bandar Udara Schiphol Amsterdam saat kondisi es menyulitkan operasional. Jalanan yang diselimuti salju di seluruh negara itu menyebabkan sejumlah kecelakaan, yang memperumit situasi bagi para pelaku perjalanan.Di Inggris, salju dan hujan terus menyebabkan gangguan yang signifikan pada Senin (6/1), termasuk penundaan dan pembatalan penerbangan di bandar udara dan layanan perkeretaapian, penutupan sekolah, dan pemadaman listrik.Cuaca buruk juga menimbulkan kekacauan di Irlandia, dengan lebih dari 34.000 pelanggan tidak menerima aliran listrik dan 40.000 lainnya tidak mendapatkan pasokan air pada Senin. Sekolah-sekolah ditutup, dan pihak berwenang mengeluarkan peringatan terkait gangguan perjalanan yang signifikan saat kru bekerja sepanjang hari untuk memulihkan layanan-layanan esensial.
Lalu lintas terlihat di sebuah jalan yang diselimuti salju di Manchester, Inggris, pada 5 Januari 2025. (Xinhua/Jon Super)
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan <em>drone</em> pada 5 Januari 2025 ini menunjukkan rumah-rumah yang diselimuti salju di Manchester, Inggris. (Xinhua/Jon Super)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Afsel serukan dukungan internasional untuk penanganan mpox di Afrika
Indonesia
•
20 Aug 2024

COVID-19 – Thailand setujui vaksin Astrazeneca untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
22 Jan 2021

Hampir 20.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat
Indonesia
•
20 Dec 2023

Republik Ceko berduka atas kematian korban insiden penembakan di universitas
Indonesia
•
25 Dec 2023


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
