
Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 23.000 orang

Seorang anak laki-laki duduk di atas puing-puing bangunan pascaserangan Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 7 Januari 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Jumlah kematian warga Palestina terus bertambah, kini menjadi 23.084 orang dan 58.926 lainnya luka-luka sejak konflik Israel-Hamas pecah pada 7 Oktober 2023.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza yang masih berlanjut menembus angka 23.000 orang, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan yang berbasis di Gaza pada Senin (8/1).
Tentara Israel terlihat di dekat perbatasan Jalur Gaza di Israel selatan pada 6 Januari 2024. (Xinhua/JINI/Ilan Assayag)
Warga berjalan melewati puing-puing bangunan yang hancur di Gaza City pada 7 Januari 2024. Jumlah korban tewas dari pihak Palestina akibat serangan Israel di Jalur Gaza terus bertambah, kini menjadi 23.084 orang, sedangkan korban luka mencapai 58.926 orang. Selain itu, sekitar 1.200 orang di Israel tewas akibat serangan Hamas. (Xinhua/Mohammed Ali)
Orang-orang terlihat di dekat sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 3 Januari 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNICEF: 84 persen rumah tangga Lebanon tak mampu penuhi kebutuhan dasar
Indonesia
•
25 Aug 2022

Tingkat kesuburan warga Kanada catat rekor terendah dalam sejarah pada 2022
Indonesia
•
01 Feb 2024

COVID-19 – Mesir larang mahasiswa masuk universitas tanpa sertifikat vaksinasi
Indonesia
•
05 Oct 2021

Nestlé Vietnam gunakan 100 persen kemasan daur ulang pada 2025
Indonesia
•
17 Aug 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
