
Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia

Photo diambil pada 2 Januari 2026 menunjukkan satu gerai Tianlala di Jakarta Utara. (Xinhua)
Tianlala berhasil berkembang dengan baik di Indonesia dengan melakukan penyesuaian terhadap produknya di Tanah Air, termasuk peningkatan kadar gula, penambahan susu segar, dan sebagainya.
Jakarta/Hefei (Xinhua/Indonesia Window) – Bagi banyak penggemar minuman manis di Jakarta dan berbagai kota besar di Indonesia, merek Tianlala saat ini muncul menjadi pilihan banyak konsumen. Merek asal China itu, yang secara harfiah berarti ‘ayo sang manis’ dalam bahasa Mandarin, memikat banyak pembeli berkat rasa teh susu yang unik, dekorasi gerai yang menarik, dan harga yang terjangkau.
Tika Lukman termasuk salah satu konsumen setia yang sering membeli minuman Tianlala di gerai yang berlokasi di Jakarta Utara. "Gerai ini sangat bagus, harganya ramah di kantong konsumen, dan ada banyak pilihan minuman dengan rasa yang lezat. Saya memesan teh susu melati hari ini, enak sekali! Dan es krim yoghurt di sini juga sangat enak," kata Tika di gerai itu.
Sejak masuk ke pasar Indonesia pada Oktober 2023 dengan membuka enam gerai pertama, merek yang berasal dari Anhui di China timur tersebut berhasil berkembang dengan baik di Indonesia dengan menyajikan kualitas produk yang menjanjikan, melakukan penyesuaian terhadap pasar lokal, dan menetapkan harga yang tepat. Kini, Tianlala memiliki 150 lebih gerai yang beroperasi di seantero Indonesia.
Jeffry, salah seorang pengusaha yang mengelola dua gerai Tianlala di Indonesia, baru-baru ini berkunjung ke Anhui untuk menyaksikan teknik produksi minuman dan kegiatan operasional di kantor pusat Tianlala.
Menurut Jeffry, dia melihat langsung keunggulan lini produksi dan strategi pengelolaan dalam kunjungannya di Anhui. Hal ini membuat dirinya yakin terhadap masa depan bisnis merek itu di Indonesia. "Saya memilih merek ini karena cita rasanya yang unik dan logonya yang menonjol, teh susunya lembut dan mentega yang digunakannya cukup pekat. Saya berencana membuka lagi beberapa gerai tambahan saat saya pulang ke Indonesia," kata Jeffry dengan antusias.
Ini kali kedua Jeffry datang di Kota Bengbu, lokasi kantor pusat Tianlala. Sambil menikmati pemandangan Sungai Huaihe yang melintasi kota tersebut dan patung simbol batas bagian utara dan selatan China, Jeffry menuturkan, "Bengbu adalah kota yang indah dan saya suka budaya di sini. Lahirnya Tianlala di kota ini juga patut menjadi sebuah kebanggaan untuk Bengbu."
Jeffry menjadi salah satu pengusaha luar negeri yang diundang ke kantor pusat Tianlala untuk berkunjung dan lebih mengenal merek tersebut. Guo Fei, direktur umum Tianlala cabang Indonesia, menjelaskan bahwa delegasi Indonesia yang diundang mencapai 10 lebih pengusaha dan merupakan yang terbanyak.
"Kami sudah merambah dua pertiga provinsi di Indonesia dan Peach Oolong Milk Tea muncul sebagai produk terlaris, bisa terjual hingga 700 gelas di satu gerai saja dalam satu hari," kata Guo dengan bangga.
Menurut Xie Guanhai, kepala bisnis luar negeri di Tianlala, merek itu sudah memperluas kehadirannya di tujuh negara, dengan Indonesia menjadi pasar terpenting di luar China bagi Tianlala.
Xie menambahkan bahwa Tianlala juga melakukan penyesuaian terhadap produknya di Indonesia, termasuk peningkatan kadar gula, penambahan susu segar, dan sebagainya.
"Kami juga menargetkan pertumbuhan bersama dengan perekonomian setempat saat kami memperluas bisnis di luar negeri, salah satunya dengan penyerapan tenaga kerja lokal. Di Indonesia, semua staf di gerai kami adalah pekerja lokal. Seiring bertambahnya gerai di Indonesia pada 2026, kami akan menghadirkan lebih banyak lapangan kerja," imbuh Xie.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Impor minyak China dari Rusia naik 55 persen selama Mei, lampaui Arab Saudi
Indonesia
•
20 Jun 2022

Eksekutif UOB: Hubungan ekonomi dan perdagangan China-ASEAN tak terpisahkan
Indonesia
•
12 Apr 2024

Upaya pengamanan optimal, hasil perkebunan sawit Agrinas Distrik V Riau meningkat hingga 100 ton/hari
Indonesia
•
04 Nov 2025

Mayoritas wisatawan bepergian ke Laos utara menggunakan Jalur Kereta China-Laos
Indonesia
•
23 Nov 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
