
Superkomputer Tianhe milik China duduki peringkat teratas Small Data Green Graph 500

Foto yang diabadikan pada 19 September 2024 ini menunjukkan pusat superkomputer nasional di Changsha, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Su Xiaozhou)
Generasi baru superkomputer Tianhe milik China berhasil menduduki posisi pertama dalam daftar peringkat Small Data Green Graph 500.
Changsha, China (Xinhua/Indonesia Window) – Generasi baru superkomputer Tianhe milik China berhasil menduduki posisi pertama dalam daftar peringkat Small Data Green Graph 500, menurut pusat superkomputer nasional Changsha di Provinsi Hunan, China tengah.Graph 500, yang kali pertama dirilis pada 2010, merupakan daftar internasional paling otoritatif yang mengevaluasi kinerja komputasi grafik superkomputer.Daftar itu menggunakan metrik kinerja juta tepi yang dilalui per detik per watt (million traversed edges per second per watt/MTEPS/W) untuk menentukan peringkat performa dan efisiensi energi pada superkomputer di seluruh dunia dalam menjalankan grafik berukuran besar.
Para staf menyiapkan prototipe aplikasi analisis aktivasi akselerator di kawasan Fasilitas Riset Komprehensif untuk Teknologi Fusi (Comprehensive Research Facility for Fusion Technology/CRAFT) di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 25 April 2024. (Xinhua/Zhou Mu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kebocoran bahan radioaktif terdeteksi di fasilitas penelitian bahan bakar nuklir Jepang
Indonesia
•
14 Sep 2023

COVID-19 – Penerima vaksin dianjurkan tidak hamil selama 90 hari setelah dosis kedua
Indonesia
•
05 Mar 2021

China dorong industrialisasi paten di universitas dan lembaga penelitian
Indonesia
•
28 Feb 2024

Perangkat bionik ini bikin otak tak sekadar mendengar, tapi juga memahami suara
Indonesia
•
15 Jul 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
