
The Seattle Times: Misinformasi medis buat harapan hidup warga AS lebih pendek

Orang-orang berjalan melewati Ann and Robert H. Lurie Children's Hospital of Chicago di Chicago, Amerika Serikat, pada 12 Desember 2022. (Xinhua/Joel Lerner)
Harapan hidup warga Amerika tiga sampai lima tahun lebih buruk daripada warga di negara-negara kaya serupa dengan banyaknya misinformasi medis yang beredar di tengah masyarakat.
New York City, AS (Xinhua) – Misinformasi membunuh warga Amerika, berkontribusi pada fakta bahwa harapan hidup mereka tiga sampai lima tahun lebih buruk daripada warga di negara-negara kaya serupa, demikian disampaikan sebuah artikel yang dipublikasikan oleh The Seattle Times pada Ahad (16/4), mengutip Komisaris Badan Pengawas Obat dan Makanan (Food and Drug Administration/FDA) Amerika Serikat (AS) Robert Califf.Califf menyerukan regulasi yang lebih baik untuk menindak misinformasi, ujar artikel opini tersebut. "Namun, apakah aturan seperti itu dapat membantu?""Ada bahaya nyata ketika orang-orang yang mengalami misinformasi melewatkan vaksin yang menyelamatkan nyawa atau memercayai pengobatan yang berisiko dan belum teruji. Namun, mengendalikan misinformasi merupakan hal yang rumit," ungkap artikel tersebut."Industri pengecekan fakta mungkin bahkan dapat memperburuk masalah dengan keliru menganggap pertimbangan nilai sebagai fakta, dan dengan menggambarkan sains sebagai seperangkat fakta yang tidak dapat diubah, alih-alih sistem penelitian yang membangun teori-teori sementara berdasarkan data yang tidak sempurna," sebut artikel itu.Munculnya alat-alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) seperti ChatGPT hanya akan menambah kebingungan. Versi terbaru ChatGPT, dengan GPT-4, tampak efisien, artikulatif, cerdas, dan beberapa pakar khawatir alat tersebut dapat digunakan sebagai mesin misinformasi dengan tenaga turbo yang membanjiri orang-orang dengan berita palsu dan gambar palsu buatan AI, papar artikel tersebut."Banyak orang kesal, bahkan marah atas merajalelanya misinformasi daring, namun tidak terlalu khawatir akan tertipu oleh hal itu. Masalah sebenarnya adalah orang-orang yang lebih mudah tertipu," tambah artikel itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Keluarga pribumi hadapi risiko tertinggi alami kerawanan pangan di Kanada
Indonesia
•
15 Nov 2023

Texas laporkan kemungkinan kematian pertama akibat cacar monyet di AS
Indonesia
•
31 Aug 2022

Enam bulan pascagempa dahsyat, ribuan warga Turkiye masih tinggal di pengungsian
Indonesia
•
02 Aug 2023

Survei: Amerika Serikat miliki nilai moral yang buruk
Indonesia
•
20 Jun 2022


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
