
Jerman bersiap hadapi level permukaan air sangat rendah akibat perubahan iklim

Foto yang diabadikan pada 17 Agustus 2022 ini menunjukkan Sungai Rhine di Dusseldorf, Jerman. Level permukaan air di sungai itu menurun akibat suhu yang tinggi dan kekeringan. (Xinhua/Ren Pengfei)
Pengangkutan melalui sungai di Jerman telah terdampak signifikan oleh kekeringan yang menghantam Eropa dalam beberapa pekan terakhir, dengan sejumlah rekor baru level permukaan air yang rendah tercatat di banyak stasiun pengukuran.
Jakarta (Indonesia Window) – Rendahnya level permukaan air di Sungai Rhine akibat rekor kekeringan pada musim panas tahun ini menyebabkan para pembuat kebijakan dan industri di Jerman meluncurkan Rencana Aksi Perairan Rendah, menurut Kementerian Federal Urusan Digital dan Transportasi (BMDV) Jerman."Kita harus menghadapi fakta bahwa dalam jangka panjang, akibat perubahan iklim, kita harus berulang kali menyesuaikan diri terhadap periode ekstrem rendahnya level permukaan air," ujar Menteri Transportasi Jerman Volker Wissing pada Senin (29/8).Pengangkutan melalui sungai di Jerman telah terdampak signifikan oleh kekeringan yang menghantam Eropa dalam beberapa pekan terakhir, dengan sejumlah rekor baru level permukaan air yang rendah tercatat di banyak stasiun pengukuran. "Kita menghadapi tantangan logistik yang sangat besar," seperti digarisbawahi oleh Wissing.Untuk mengatasi bottleneck di Rhine, jalur air tersibuk di Eropa, kementerian tersebut menyampaikan bahwa jumlah kapal yang disesuaikan dengan level permukaan air yang rendah akan ditingkatkan. Selain itu, sejumlah bentangan sungai tersebut akan menjadi area percontohan bagi optimalisasi navigasi di saat level permukaan air rendah.Selama rekor kekeringan sebelumnya pada 2018 lalu, volume angkutan barang di jalur-jalur air pedalaman Jerman anjlok lebih dari sepertiga. Tahun ini, level permukaan air mulai naik kembali, tetapi bulan-bulan musim gugur yang biasanya sulit belum tiba.
Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2022 ini menunjukkan Sungai Rhine di Ruedesheim, Jerman. (Xinhua/Ren Pengfei)
Sejumlah burung merpati bertengger di bebatuan di sepanjang tepi Sungai Rhine di Ruedesheim, Jerman, pada 16 Agustus 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Serangan mematikan Israel di Tepi Barat tuai kritik internasional
Indonesia
•
04 Jul 2023

New Jersey akan gelar laga final Piala Dunia 2026
Indonesia
•
07 Feb 2024

Fokus Berita - Distribusi 40.000 Al-Qur’an di Kalimantan Barat: Menyebar cahaya di penghujung tahun
Indonesia
•
13 Dec 2024

Sekjen PBB minta pertempuran di Suriah diakhiri dan proses politik dilanjutkan
Indonesia
•
09 Dec 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
