
Harga minyak melonjak, didukung oleh dolar yang lemah dan ketatnya pasokan

Ilustrasi. Baik Brent dan WTI pekan lalu mencatat penurunan pekanan terbesar mereka selama sekitar satu bulan di tengah kekhawatiran resesi yang akan memukul permintaan minyak. (catmoz on Pixabay)
Ladang Safaniya milik perusahaan minyak negara Arab Saudi Aramco, ditemukan pada tahun 1951. Ini adalah ladang minyak lepas pantai terbesar di dunia. (Aramco)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Inggris Sunak janji akan "perbaiki kesalahan" dan pulihkan stabilitas ekonomi
Indonesia
•
26 Oct 2022

Survei ungkap kepercayaan bisnis terus melemah di Kanada
Indonesia
•
17 Jan 2023

Opini – Negara-negara Global South harus serempak tolak ‘tarif resiprokal’
Indonesia
•
24 Apr 2025

Bangladesh cabut bea untuk gula impor guna stabilkan harga di pasar lokal
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
