
FAO: Harga pangan global turun pada Januari 2025

Seorang administrator gudang berjalan di antara tumpukan karung beras di dalam gudang Otoritas Pangan Nasional (National Food Authority/NFA) di Valenzuela City, Filipina, pada 4 Februari 2025. (Xinhua/Rouelle Umali)
Harga pangan global mengalami penurunan pada Januari, terutama akibat turunnya harga gula, minyak nabati, dan daging.
Roma, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Harga pangan global mengalami penurunan pada Januari, terutama akibat turunnya harga gula, minyak nabati, dan daging, menurut Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (7/2).Dalam laporan bulanan pertamanya untuk 2025, FAO melaporkan bahwa Indeks Harga Pangan secara global turun 1,6 persen pada Januari dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Meskipun mengalami penurunan, indeks ini masih 6,2 persen lebih tinggi daripada bulan yang sama tahun sebelumnya. Namun, angka tersebut masih 22 persen lebih rendah dibandingkan level tertinggi sepanjang masa yang tercatat pada 2022.
Orang-orang terlihat di Pasar Pettah di Kolombo, Sri Lanka, pada 11 Desember 2024. (Xinhua/Gayan Sameera)
Foto yang diabadikan pada 25 Maret 2024 ini menunjukkan daging yang dijual di sebuah toko daging di Ankara, Turkiye. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lalu lintas penumpang udara Hong Kong melonjak 24 kali lipat pada Februari
Indonesia
•
27 Mar 2023

Tingkat pengangguran di AS naik pada April 2024 seiring lambatnya pertumbuhan lapangan kerja
Indonesia
•
05 May 2024

RCEP jadi "peluang baru" untuk ekonomi digital dan ekonomi hijau di Asia-Pasifik
Indonesia
•
05 Jul 2023

NEV praseri pertama Volkswagen Anhui meluncur dari lini produksi
Indonesia
•
08 Dec 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
