
Indonesia dan Korea Selatan luncurkan superkomputer HPC, perkuat kerja sama digital ASEAN

Ilustrasi. (Adi Goldstein on Unsplash)
High Performance Computing (HPC) ASEAN – Korea akan memainkan peran strategis dalam berbagai sektor, termasuk perawatan kesehatan, e-commerce, dan keamanan siber di kawasan.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) – Indonesia melalui Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Pemerintah Korea Selatan baru-baru ini secara resmi meluncurkan infrastruktur High Performance Computing (HPC) sebagai bagian dari kerja sama digital ASEAN-Korea.Peluncuran tersebut menandai langkah penting dalam upaya peningkatan kapasitas komputasi dan pemanfaatan data di kawasan ASEAN, demikian dikutip dari situs jejaring BRIN, di Bogor, Kamis.HPC menjadi bagian dari proyek unggulan Korea-ASEAN Digital Innovation Flagship (KADIF) yang bertujuan memperkuat ekosistem digital dan pengolahan data di ASEAN.Duta Besar Korea untuk ASEAN, Lee Jang Geun, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan hasil kemitraan strategis antara ASEAN dan Korea, dengan pendanaan sebesar 30 juta dolar AS selama lima tahun ke depan.“Proyek ini merupakan langkah maju dalam kolaborasi digital ASEAN-Korea. HPC akan mendukung transformasi digital di kawasan ini,” ujar Dubes Lee pada peluncuran Proyek Superkomputer HPC, Gd. BJ. Habibie, Jakarta, Senin (10/03).Acara peluncuran tersebut juga dihadiri Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, serta Kepala BRIN, Dr. Laksana Tri Handoko.Dalam kesempatan yang sama, Kepala BRIN menegaskan bahwa peluncuran HPC ini akan memberikan manfaat besar bagi ekosistem riset di ASEAN."Tanpa big data, HPC tidak akan maksimal. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus membangun infrastruktur digital yang inklusif dan terbuka,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa HPC akan menjadi bagian dari platform terbuka bagi negara-negara ASEAN, memungkinkan kolaborasi riset yang lebih luas di berbagai bidang, termasuk kecerdasan buatan, iklim, dan bioinformatika.Dengan kemampuan dan kapasitas yang besar, HPC akan ditempatkan di fasilitas BRIN di Cibinong. Teknologi ini akan digunakan untuk analisis data skala besar yang mencakup penelitian lingkungan, kesehatan, dan ekonomi digital.“Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan fasilitas ini dapat diakses oleh semua negara anggota ASEAN dan dimanfaatkan secara optimal,” tambah Handoko.Selain membangun infrastruktur HPC, proyek ini juga akan mengembangkan ekosistem berbagi data, mendirikan akademi digital di ASEAN, serta menyelenggarakan kompetisi kecerdasan buatan (AI) untuk mendorong inovasi di kalangan generasi muda.“Kami ingin memastikan bahwa HPC tidak hanya menjadi alat riset, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi digital di kawasan,” jelas Handoko.Proyek High Performance Computing juga melibatkan berbagai institusi riset dan industri dari Korea, termasuk Institut Sains dan Teknologi Informasi Korea (KISTI).Teknologi HPC akan memainkan peran strategis dalam berbagai sektor, termasuk perawatan kesehatan, e-commerce, dan keamanan siber di kawasan.ASEAN merupakan kawasan dengan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat. Nilai industri digital ASEAN diproyeksikan meningkat dari 300 miliar dolar AS menjadi 1 triliun dolar AS pada tahun 2030.Dengan kehadiran HPC, ASEAN dapat mempercepat inovasi berbasis data dan memanfaatkan potensi teknologi digital untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan.Peluncuran High Performance Computing merupakan tonggak penting dalam transformasi digital ASEAN.Dengan dukungan dari Korea, ASEAN kini memiliki infrastruktur komputasi berperforma tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat riset dan inovasi.“Hari ini kita memulai perjalanan penting bersama menuju masa depan digital ASEAN yang lebih maju,” tutup Handoko.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan berhasil pulihkan satelit Shijian-19, satelit ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama China
Indonesia
•
13 Oct 2024

‘Drone’ bantu proses konstruksi proyek PV di China barat daya
Indonesia
•
19 Apr 2023

Robot pintar bantu pengendalian virus di Masjidil Haram
Indonesia
•
07 Oct 2020

Pesawat ruang angkasa Rusia mampu terbang ke Bulan dan Mars
Indonesia
•
05 Aug 2020


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
