
Hikmah Idul Adha, Ulama: Ketaatan pada Allah ﷻ sering kali dilakukan memilih-milih

Khatib shalat Idul Adha 1427 Hijriah/2026, Ustadz Rokhmatullah Abu Hasna (baris kedua tiga dari kiri) berfoto bersama pengurus DKM Al-Khoslan usai khutbah shalat id di lapangan depan Masjid Al-Khoslan, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/5) 2026. (FOTO: HO-DKM Al-Khoslan)
Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS memberi telaladan agar ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dilakukan tanpa syarat, karena saat ini umat Islam masih seringkali melakukannya dengan memilih-milih.
Bogor, Jawa Barat (Indonesia Window) –Khatib Idul Adha 1427 Hijriah/2026, Ustadz Rokhmatullah Abu Hasna, menyatakan bahwa peristiwa Idul Adha yang dilakukan Nabi Ibrahim Alaihissalam (AS) dan putranya Nabi Ismail Alaihissalam (AS) adalah teladan kepada umat Islam.
Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS memberi telaladan tersebut agar ketaatan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dilakukan tanpa syarat, karena saat ini umat Islam masih seringkali melakukannya dengan memilih-milih.
"Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kali memilih-milih dalam ketaatan. Kita taat jika mudah, tetapi berat ketika sulit. Padahal hakikat iman adalah tetap taat dalam keadaan lapang maupun sempit," katanya, seperti disampaikan oleh Ketua DKM Al-Khoslan, Achmad Nuryadin, di Bogor, Jumat (29/5).
Ustadz Rokhmatullah Abu Hasna menjadi khatib pada Shalat Idul Adha 1447 Hijriah di lapangan depan Masjid Al-Khoslan, Desa Laladon, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Khutbah yang disampaikan usai shalat Idul Adha pada Rabu (27/5) dengan tema ‘Keteladanan Nabi Ibrahim, Makna Pengorbanan, Ketaatan dan Solidaritas Sosial’ yang diikuti oleh ratusan umat Islam itu menegaskan tentang ‘ketaatan tanpa syarat kepada Allah ﷻ’ atas perintah-perintah-Nya, yang hikmahnya bisa dipetik dari peristiwa Idul Adha, merujuk pada sejarah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS itu.
"Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menunjukkan ketaatan yang luar biasa. Tidak ada tawar-menawar, tidak ada keraguan. Inilah puncak dari keimanan, tunduk sepenuhnya kepada (perintah) Allah ﷻ," kata Ustadz Rokhmatullah Abu Hasna, yang juga Penyuluh Agama Islam (PAI) Kantor Urusan Agama (KUA) Kantor Kemenag Kabupaten Bogor itu.
Sementara itu, Ketua DKM Al-Khoslan, Ahmad Nuryadin memberikan laporan bahwa pada Idul Adha 2026 ini, ada lima ekor sapi dan 21 ekor domba serta kambing, yang diterima dari para ‘shohibul kurban’ (pekurban) dari Perumahan Laladon Baru Residence (LBR).
"Distribusi telah dikemas menjadi 1.200 paket daging dan disalurkan kepada warga LBR dan warga sekitar, serta daerah-daerah yang minim distribusi daging qurban, juga kepada mahasiswa yang selama ini mengajukan proposal kepada DKM Al-Khoslan," demikian Ahmad Nuryadin.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pergantian kepemimpinan BGN, Pemerintah pastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dan semakin kuat
Indonesia
•
03 Jun 2026

Pemerintah berencana relokasi ribuan warga secara permanen pascaletusan Gunung Lewotobi Laki-Laki
Indonesia
•
08 Nov 2024

Indonesia dukung keanggotaan Timor-Leste ke WTO
Indonesia
•
01 Nov 2023

Imam Masjid Nabawi Madinah kagumi Islam di Indonesia saat sampaikan khotbah Jumat di Istiqlal
Indonesia
•
12 Oct 2024


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
