
Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat. Pelatihan tersebut berlangsung dalam kegiatan Talent Hub Inklusif di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jumat (18/9). (Kementerian Ketenagakerjaan RI)
Pelatihan membuat jus sehat untuk penyandang disabilitas tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri.
Jakarta (Indonesia Window) - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat.
Pelatihan tersebut berlangsung dalam kegiatan Talent Hub Inklusif di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jumat (18/9).
Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi antara Talent & Innovation Hub BPKK Bekasi dan Rumah Kreatif Disabilitas dengan tema ‘Berkarya dan Berkembang Bersama Anak Penyandang Disabilitas’.
Ketua Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemnaker Sumarni Yassierli mengatakan setiap individu memiliki potensi, bakat, dan semangat yang perlu mendapat kesempatan untuk belajar dan berkembang.
“Setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi, bakat, dan semangat yang patut kita dukung bersama. Karena itu, pemberdayaan perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan ruang untuk belajar dan berkembang,” ujar Sumarni.
Menurut Sumarni, pelatihan membuat jus sehat tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri.
Peserta dari Rumah Kreatif Disabilitas memperoleh keterampilan membuat jus sehat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan sebagai peluang usaha.
“Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Jadikan pelatihan ini sebagai ruang untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi agar dapat mandiri serta memberikan karya terbaik bagi lingkungan sekitar,” lanjut Sumarni.
Sumarni mengatakan kegiatan pemberdayaan seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Sumarni mengapresiasi kolaborasi Talent & Innovation Hub BPKK Bekasi dengan Rumah Kreatif Disabilitas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dia berharap kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Program padat karya perkeretaapian serap 39.000 tenaga kerja
Indonesia
•
16 Feb 2021

Indonesia-Kuba tandatangani perjanjian bebas visa paspor diplomatik dan dinas
Indonesia
•
30 May 2022

Indonesia gagas pembahasan perlindungan obyek vital dari serangan siber pada pertemuan DK PBB
Indonesia
•
27 Aug 2020

Mendagri resmikan tiga daerah otonom baru di Papua
Indonesia
•
12 Nov 2022


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Sosok – Santri Makassar temukan celah keamanan NASA, University of Melbourne
Indonesia
•
17 Sep 2026
