
Mendag China sebut perkembangan China-AS harus jadi peluang bagi satu sama lain

Orang-orang mengunjungi area ekshibisi merek asal China, B.Duck, dalam ajang Licensing Expo 2023 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), pada 13 Juni 2023. Perusahaan-perusahaan dari industri lisensi China berpartisipasi dalam pameran lisensi terkemuka di dunia itu pada pekan ini di Las Vegas, Negara Bagian Nevada, AS, guna membidik peluang untuk memperluas pengaruh dan bisnis mereka di pasar lisensi global. (Xinhua/Zeng Hui)
Hubungan perdagangan China-AS diharapkan saling menguntungkan tanpa kekhawatiran akan isu seperti pengendalian ekspor AS dan pembatasan investasi di China, sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China, pembatasan pertukaran personel bilateral, serta perlakuan terhadap perusahaan-perusahaan China yang berinvestasi di AS.
Beijing, China (Xinhua) – Perkembangan dan kemajuan China dan Amerika Serikat (AS) seharusnya menjadi peluang bagi satu sama lain ketimbang menjadi tantangan, demikian diungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) China Wang Wentao pada Senin (9/10).Wang menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan delegasi bipartisan Senat AS yang diketuai oleh Pemimpin Mayoritas Senat AS Chuck Schumer, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Perdagangan China pada Selasa (10/10).Sifat saling melengkapi dari kedua negara jauh lebih penting daripada persaingan mereka, serta hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral bersifat saling menguntungkan, ujar Wang, seraya menambahkan bahwa kerja sama merupakan satu-satunya pilihan yang tepat bagi kedua negara.Selama pertemuan tersebut, kedua belah pihak menggelar diskusi rasional dan pragmatis mengenai hubungan ekonomi dan perdagangan China-AS serta isu-isu yang menjadi perhatian bersama.Wang mengatakan bahwa China tidak mengelak persaingan, tetapi menjaga persaingan harus adil dan sehat serta didasarkan pada aturan ekonomi dan perdagangan internasional, seraya menyerukan kepada pihak AS untuk secara akurat mendefinisikan batas-batas keamanan dan menghindari perluasan konsep keamanan yang berlebihan dan mempolitisasi serta memperalat isu-isu terkait untuk mencapai tujuan tertentu.Dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan, China siap bekerja sama dengan AS untuk menciptakan lingkungan yang sehat bagi kerja sama bisnis serta mempromosikan perdagangan dan investasi bilateral, ujar Wang.Menteri itu juga menyatakan kekhawatirannya atas berbagai isu seperti pengendalian ekspor AS dan pembatasan investasi di China, sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China, pembatasan pertukaran personel bilateral, serta perlakuan terhadap perusahaan-perusahaan China yang berinvestasi di AS.Dalam pertemuan tersebut, Schumer mengatakan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan AS-China sangat penting bagi kedua negara.Kedua partai di Kongres AS mementingkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan China, tidak ingin memisahkan diri dari China, dan bersedia memperkuat komunikasi dan pertukaran, kata Schumer.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kantor bersama HHT-UKM Indonesia di Jepang targetkan pasar dunia
Indonesia
•
03 Sep 2024

Belanja liburan tegaskan vitalitas ekonomi China yang kuat
Indonesia
•
11 Oct 2023

Irak ekspor lebih dari 106 juta barel minyak mentah pada Juli 2023
Indonesia
•
03 Aug 2023

Malaysia akan fokus pada keamanan pasokan dan pengendalian harga di tengah krisis global
Indonesia
•
21 May 2026


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
