
Sebanyak 350 jenama tawarkan peluang bisnis di pameran waralaba IFRA 2025

Dari kiri ke kanan: Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Septo Soepriyatno; Ketua Umum Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), Anang Sukandar; Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung; menjawab pertanyaan dari para wartawan usai konferensi pers jelang International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) ke-24, di Jakarta, 19 Agustus 2025. (IFRA)
IFRA Business Expo 2025 akan menyajikan sejumlah program interaktif dan edukatif sebagai implementasi dari tema yang diusung, seperti IFRA Business Podcast, Business Talkshow, Business Classroom, Celebpreneur Talkshow, Retirees Seminar, IFRA Women's Talk, Meet The Experts, Business Matching, Start-Up Stage, dan lainnya.
Jakarta (Indonesia Window) – Sebanyak 240 perusahaan yang mewakili 350 jenama terkemuka dari lebih dari 28 sektor industri akan menawarkan peluang bisnis waralaba dan lisensi pada pameran International Franchise License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) ke-24.Diselenggarakan oleh Indonesia Franchise Association (AFI) bersama Dyandra Promosindo, the 24th IFRA Business Expo 2025 akan digelar dalam dua format, yaitu offline, pada 29 – 31 Agustus 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), dan online, yang sudah bisa diakses sejak tanggal 25 April sampai dengan 30 September 2025 melalui platform www.ifra-indonesia.com.Dengan tema ‘Building Successful Business with Ethical Franchising’, IFRA Business Expo 2025 diharapkan akan dikunjungi oleh setidaknya 25.000 pengunjung selama penyelenggaraan offline maupun online.“Pameran IFRA merupakan momentum strategis untuk membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat. Kami mengajak generasi muda, mahasiswa, dan calon wirausaha untuk datang dan menjajaki berbagai peluang usaha yang ditampilkan,” kata Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Septo Supriyatno, dalam pernyataan tertulis, yang diterima di Jakarta, Sabtu.Data Kemendag RI menunjukkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,12 perse (y-on-y), dengan konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang utama sebesar 54,25 persen, menunjukkan ketangguhan perekonomian Indonesia di tengah tantangan global.Lebih lanjut, Septo mengatakan Kemendag berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan kewirausahaan nasional, di mana waralaba bisa menjadi salah satu pendorong utama pengembangan kewirausahaan karena menawarkan model bisnis yang siap pakai dan terstandarisasi. KKementerian juga mendukung bisnis waralaba ini dengan memberikan pendampingan dan mengajak pelaku usaha kemitraan atau waralaba untuk berpartisipasi di IFRA 2025.IFRA Business Expo 2025 akan menyajikan sejumlah program interaktif dan edukatif sebagai implementasi dari tema yang diusung, seperti IFRA Business Podcast, Business Talkshow, Business Classroom, Celebpreneur Talkshow, Retirees Seminar, IFRA Women's Talk, Meet The Experts, Business Matching, Start-Up Stage, dan lainnya.Ketua Umum AFI, Anang Sukandar, menyatakan, "The 24th IFRA Business Expo ini menjadi kelanjutan dari bukti nyata komitmen AFI dalam mendorong pertumbuhan ekosistem waralaba dan lisensi di Indonesia demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.”Menurut dia, sebagai salah satu pilar yang mendukung pertumbuhan tersebut, praktik waralaba harus dijalankan dengan beretika, berstandar, efektif, dan efisien.“Selain itu, praktik ini juga harus dijalankan dengan ilmu manajemen yang mumpuni, baik dari aspek perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian,” imbuh Anang.Senada dengan itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menambahkan, "Sebagai penyelenggara, Dyandra Promosindo bangga dapat kembali berkolaborasi dengan AFI untuk menghadirkan the 24th IFRA Business Expo 2025. Konsep hibrida pameran, yang menggabungkan pengalaman offline dan online, adalah wujud adaptasi kami terhadap kebutuhan pasar yang terus berkembang.”Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Amazon akan PHK sekitar 14.000 pekerjaan korporat di tengah restrukturisasi yang berfokus pada AI
Indonesia
•
01 Nov 2025

Kalangan pengusaha dan bankir China optimistis terkait makroekonomi
Indonesia
•
06 Apr 2023

Harga minyak turun, tertekan kekhawatiran permintaan bahan bakar China
Indonesia
•
28 Apr 2022

Somalia buka bank asing pertama setelah puluhan tahun
Indonesia
•
31 Oct 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
