
Indonesia-China perkuat kerja sama layanan komunikasi satelit

Telkomsat, China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC), PT China Telecom Indonesia (CTID), dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn) menandatangani kerja sama pengembangan layanan komunikasi satelit di Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada 16 Januari 2026. (Xinhua)
PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) dan perusahaan telekomunikasi asal China, China Telecom, belum lama ini menandatangani dokumen kerja sama guna memperkuat pengembangan dan implementasi layanan komunikasi satelit di Indonesia.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) dan perusahaan telekomunikasi asal China, China Telecom, belum lama ini menandatangani dokumen kerja sama guna memperkuat pengembangan dan implementasi layanan komunikasi satelit di Indonesia.
Penandatanganan dokumen kerja sama tersebut melibatkan empat pihak, yakni Telkomsat, China Telecom Corporation Limited Satellite Communications Branch (CTSC), PT China Telecom Indonesia (CTID), dan PT Skyconn Satelit Indonesia (Skyconn).
"Sebagai operator satelit yang melayani negara kepulauan dengan tantangan geografis yang unik, kami sangat selaras dengan misi China Telecom Satellite untuk memastikan konektivitas yang inklusif dan andal," kata Lukman Hakim Abd Rauf, direktur utama Telkomsat, dalam keterangan resminya.
Dalam kerangka kerja sama tersebut, semua pihak sepakat mendorong pengembangan serta kesiapan teknis sistem komunikasi satelit guna mendukung pemanfaatan layanan komunikasi secara berkelanjutan. Kolaborasi ini juga mencakup koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan kepatuhan terhadap aspek regulasi, perizinan, serta kesiapan operasional layanan di Indonesia.
Kerja sama ini bertujuan mempercepat kesiapan teknis dan operasional layanan komunikasi satelit agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, termasuk untuk kebutuhan komunikasi darurat, serta penyediaan layanan komunikasi di wilayah kurang terlayani (underserved) dan wilayah belum terlayani (unserved), terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Jokowi ajak Jepang berpartisipasi dalam ‘Sovereign Wealth Fund Indonesia’
Indonesia
•
20 Oct 2020

Indonesia dorong ekspor produk unggulan daerah ke Kamboja
Indonesia
•
12 Jun 2023

Indonesia gandeng Huawei untuk percepat transformasi digital pendidikan
Indonesia
•
20 Mar 2023

Presiden Jokowi: ASEAN tidak boleh jadi ajang persaingan
Indonesia
•
14 Jul 2023


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
