
Industri alih daya jasa China bukukan pertumbuhan yang stabil pada 2022

Foto yang diabadikan pada 3 Oktober 2022 ini memperlihatkan pemandangan gedung pencakar langit Kawasan Bisnis Terpadu (Central Business District/CBD) saat matahari tenggelam di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Wang Jianhua)
Industri alih daya jasa lepas pantai yang dilakukan oleh sektor swasta China pada 2022, mencakup 31,8 persen dari total negara itu, sedangkan yang dilakukan oleh perusahaan yang didanai asing mencapai 43,4 persen.
Beijing, China (Xinhua) – Industri alih daya (outsourcing) jasa China mempertahankan ekspansi yang stabil pada 2022, mencerminkan ketahanan dan vitalitas yang kuat, menurut data dari Kementerian Perdagangan China.Perusahaan-perusahaan China menandatangani kontrak alih daya jasa senilai hampir 2,44 triliun yuan atau sekitar 362 miliar dolar AS tahun lalu, naik 14,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), ungkap data tersebut.Nilai kontrak yang dilaksanakan mencapai 1,65 triliun yuan pada 2022, menandai peningkatan tahunan sebesar 10,3 persen.Alih daya atau outsourcing mengacu pada tindakan mempekerjakan pihak luar untuk melaksanakan jasa atau memproduksi barang yang biasanya dilakukan oleh tenaga kerja internal.Dari total nilai tersebut, nilai kontrak alih daya jasa lepas pantai naik 16,7 persen (yoy) menjadi sekitar 1,32 triliun yuan.Dalam hal nilai kontrak yang dilaksanakan, alih daya jasa lepas pantai dengan para anggota Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) serta negara-negara Sabuk dan Jalur Sutra masing-masing naik 4,2 persen dan 12,7 persen.Pada 2022, alih daya jasa lepas pantai yang dilakukan oleh sektor swasta China mencakup 31,8 persen dari total negara itu, sedangkan yang dilakukan oleh perusahaan yang didanai asing mencapai 43,4 persen.*1 yuan = 2.211 rupiah**1 dolar AS = 14.868 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

India tingkatkan impor minyak Rusia pada April-Mei lebih 400.000 barel per hari
Indonesia
•
27 Jul 2022

Halal Indo 2025 raup transaksi 7,7 miliar rupiah, gaet 25.000 lebih pengunjung
Indonesia
•
30 Sep 2025

Malaysia keluhkan Kraft Heinz tentang klaim ‘No Palm Oil’
Indonesia
•
28 Nov 2020

Proyek SMART Fish Indonesia-UNIDO tingkatkan produksi perikanan
Indonesia
•
12 Nov 2020


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
