Kamboja berharap RCEP dan FTA bilateral tingkatkan ekspor garmen, alas kaki, dan perjalanan

Pekerja garmen membuat pakaian di sebuah pabrik di Phnom Penh, Kamboja, pada 17 Desember 2021. (Xinhua/Wu Changwei)
Industri barang GFT merupakan penyumbang devisa terbesar bagi Kamboja, dengan sekitar 1.100 pabrik dan cabang, mempekerjakan sekitar 750.000 pekerja, yang mayoritas perempuan.
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua) – Kamboja menaruh harapan pada perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dan perjanjian perdagangan bebas (Free Trade Agreement/FTA) bilateral untuk meningkatkan ekspor barang garmen, alas kaki, dan perjalanan (garment, footwear and travel/GFT).Presiden Asosiasi Alas Kaki Kamboja Ly Khun Thai mengatakan negara Asia Tenggara tersebut mencatat peningkatan yang signifikan dalam ekspor sepatu ke China dan Korea Selatan sejak RCEP dan FTA bilateral Kamboja dengan kedua negara itu mulai berlaku tahun lalu."Ada banyak negara di bawah perjanjian RCEP. Dengan tarif preferensial, kami berharap dapat menerima lebih banyak pesanan pembelian untuk produk GFT kami dari negara-negara anggota RCEP tersebut," katanya kepada sebuah saluran TV lokal pada Jumat (14/7).Pasar utama barang GFT Kamboja saat ini adalah Eropa, Amerika Serikat (AS), dan Kanada.Komentarnya muncul setelah negara kerajaan itu mencatat penurunan hampir seperlima dalam ekspor produk GFT selama paruh pertama 2023.Kamboja mengekspor barang GFT senilai 5,26 miliar dolar AS dari Januari hingga Juni tahun ini, turun 18,7 persen dari 6,47 miliar dolar pada periode yang sama tahun lalu, menurut laporan Departemen Umum Bea dan Cukai.
Pekerja garmen membuat pakaian di sebuah pabrik di Phnom Penh, Kamboja, pada 17 Desember 2021. (Xinhua/Wu Changwei)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Produksi listrik PLTN di China capai 440.000 GWh pada 2023
Indonesia
•
24 Apr 2024

Industri waralaba di Indonesia tunjukkan tren pertumbuhan positif
Indonesia
•
27 Apr 2025

Modal asing keluar Indonesia 1,3 miliar dolar AS hingga akhir Maret
Indonesia
•
13 Apr 2022

China catat ledakan perjalanan selama masa libur Hari Buruh
Indonesia
•
04 May 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
