
Pakar sebut sektor energi bersih China-AS saling melengkapi dengan potensi ‘win-win’

Ketua Komisi Energi California David Hochschild menyampaikan pidato di Forum Inovasi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di San Francisco, Amerika Serikat, pada 13 November 2023. (Xinhua/Tan Jingjing)
Industri energi bersih Amerika Serikat (AS) dan China saling mendukung dan dapat menguntungkan kedua pihak melalui kerja sama yang saling melengkapi.
San Francisco, AS (Xinhua) – Industri energi bersih Amerika Serikat (AS) dan China saling mendukung dan dapat menguntungkan kedua pihak melalui kerja sama yang saling melengkapi, kata seorang advokat untuk kerja sama bilateral.Hubungan keduanya tidak boleh didominasi oleh persaingan, dan kedua belah pihak harus melihat gambaran yang lebih luas dalam menangani isu ini, ujar Wang Qi, ketua organisasi nirlaba U.S.-China Green Energy Council (UCGEC).Tidak mungkin bagi AS untuk mencapai target netralitas karbon hanya dengan mengandalkan produk energi baru dalam negerinya, yang saat ini terbilang cukup mahal dan tidak dapat memberikan pengaruh ekonomi, ujar Wang, seraya menambahkan bahwa peralatan fotovoltaik dan pembangkit listrik tenaga bayu dengan harga kompetitif dari China dapat membantu dalam upaya untuk mencapai netralitas karbon di AS.
Wang Qi, ketua U.S.-China Green Energy Council, menyampaikan pidato di Forum Inovasi Hijau dan Pembangunan Berkelanjutan di San Francisco, AS, pada 13 November 2023. (Xinhua/Tan Jingjing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah bangun pabrik percontohan bahan bakar nabati di Palembang
Indonesia
•
04 Mar 2020

Harga batu bara acuan Mei 2022 turun akibat produksi dunia naik
Indonesia
•
15 May 2022

Minyak jatuh, penguncian Shanghai kian perburuk permintaan
Indonesia
•
28 Mar 2022

‘E-Commerce’ berkembang pesat di Kamboja
Indonesia
•
27 Feb 2025


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
