
Intel raup pendapatan 288 triliun rupiah dalam tiga bulan, permintaan AI terus melonjak

Ilustrasi. (Pauli Nie on Unsplash)
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen cip Amerika Serikat (AS) Intel Corporation pada Kamis (23/7) melaporkan "pertumbuhan pendapatan terkuat dalam lebih dari 15 tahun," dengan pendapatan kuartal kedua (Q2) naik 25 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 16,1 miliar dolar AS, di tengah meningkatnya permintaan terhadap komputasi yang terkait dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
*1 dolar AS = 17.915 rupiah
Dalam laporan keuangan kuartalannya, Intel mengatakan margin laba kotornya meningkat menjadi 40,4 persen dari 27,5 persen pada Q2 2025. Namun, perusahaan yang berbasis di California itu juga melaporkan rugi bersih sebesar 11 miliar dolar AS, membengkak dari 2,9 miliar dolar AS pada periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, bisnis pusat data dan AI Intel membukukan pendapatan sebesar 6,3 miliar dolar AS, naik 59 persen (yoy). Pendapatan dari bisnis komputasi klien (client computing) dan AI fisik (physical AI) meningkat 13 persen menjadi 8,9 miliar dolar AS.
"AI mendorong permintaan komputasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," tutur CEO Intel Lip-Bu Tan, seraya menambahkan bahwa perusahaan tersebut berada dalam posisi untuk mengejar pertumbuhan di berbagai bidang, termasuk unit pemrosesan pusat (central processing unit/CPU), cip khusus, pengemasan canggih, dan manufaktur semikonduktor.
Untuk kuartal ketiga (Q3), Intel memperkirakan pendapatan akan berada pada kisaran 15,8 miliar dolar AS hingga 16,8 miliar dolar AS.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

WTO: Pertumbuhan perdagangan global akan melambat jadi 1,7 persen pada 2023
Indonesia
•
07 Apr 2023

Fokus Berita – China dan Indonesia rangkul peluang dalam periode penerapan AI yang kian pesat
Indonesia
•
06 Apr 2025

China miliki lebih dari 2,84 juta BTS 5G
Indonesia
•
19 Jul 2023

Proyek investasi asing di China tunjukkan kemajuan positif
Indonesia
•
09 Sep 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
