
Jumlah perusahaan AS yang ajukan pailit pada Juni capai rekor tertinggi sejak 2020

Fisker Ocean, mobil yang sepenuhnya ditenagai listrik, terlihat dalam konferensi pers pada hari pertama pratinjau media untuk Los Angeles Auto Show di Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 17 November 2021. (Xinhua)
Jumlah pengajuan kepailitan perusahaan di Amerika Serikat (AS) pada Juni mencapai level tertinggi dalam satu bulan sejak awal 2020.
New York City, AS (Xinhua) – Jumlah pengajuan kepailitan perusahaan di Amerika Serikat (AS) pada Juni mencapai level tertinggi dalam satu bulan sejak awal 2020, demikian menurut estimasi dari S&P Global Intelligence.Sedikitnya 75 perusahaan mengajukan perlindungan kepailitan pada Juni, sehingga jumlahnya pada tahun ini bertambah menjadi 346, ungkap S&P dalam sebuah laporan yang dirilis pada Senin (8/7). Angka ini juga melampaui angka setengah tahunan yang tercatat dalam 13 tahun terakhir.Laju kepailitan perusahaan-perusahaan AS meningkat sejak bulan-bulan pertama tahun ini. Pada April, kepailitan mulai melonjak ke level yang mencolok, lapor lembaga pemeringkat itu.Hal ini hanya dapat tersaingi oleh bulan-bulan tersibuk pada 2020, ketika kekacauan pandemik menyebabkan sejumlah perusahaan gulung tikar.Produsen kendaraan listrik Fisker Group Inc. memasuki proses kepailitan pada 17 Juni, ikut dalam pengajuan pailit yang dilakukan perusahaan induknya Fisker Inc.Perusahaan itu menghentikan produksi sport utility vehicle (SUV) Ocean andalannya pada Maret saat mencari pendanaan dan potensi transaksi dengan produsen mobil yang lebih besar.Bulan lalu, Chicken Soup for the Soul Entertainment, yang mengoperasikan kios penyewaan DVD Redbox dan situs web streaming Crackle, juga mengajukan pailit.S&P menuturkan tingginya suku bunga, masalah rantai pasokan, dan melambatnya belanja konsumen telah memicu lonjakan penutupan perusahaan.Di antara perusahaan-perusahaan yang mengajukan kepailitan, sektor barang konsumen diskresionari (consumer discretionary) terus memimpin sektor-sektor lainnya, dengan total 55 pengajuan pailit tahun ini, dan 16 pengajuan baru didaftarkan pada Juni, menurut S&P.Sektor perawatan kesehatan dan industri melaporkan jumlah kepailitan tertinggi kedua pada 2024, masing-masing mencatatkan 40 pengajuan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

TikTok dan GoTo umumkan kerja sama ‘e-commerce’ dengan nilai 1,5 miliar dolar AS
Indonesia
•
11 Dec 2023

Minyak melonjak setelah Arab Saudi naikkan harga minyak mentah
Indonesia
•
06 Jun 2022

Bank Dunia siapkan opsi dukung Ukraina atas dampak ekonomi konflik
Indonesia
•
25 Feb 2022

Pusat sertifikasi PV 2.000 volt pertama di dunia diresmikan di Hainan, China
Indonesia
•
26 Sep 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
