
Iran sebut 5.000 orang tewas dalam serangan AS-Israel, ratusan perempuan dan anak jadi korban

Foto yang diabadikan pada 23 Maret 2026 ini menunjukkan sebuah bangunan yang hancur di daerah permukiman usai serangan gabungan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi menyatakan bahwa lebih dari 5.000 orang, termasuk ratusan perempuan dan anak-anak, tewas dalam "agresi" Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, demikian dilansir media Iran pada Sabtu (26/9) dini hari.
Dalam pernyataannya pada konferensi pers di New York, Araghchi menyebutkan beberapa sasaran sipil yang menjadi target serangan AS dan Israel, antara lain kawasan permukiman, sekolah, rumah sakit, fasilitas energi, kompleks olahraga dan budaya, serta infrastruktur transportasi, menurut kantor berita semiresmi Iran, Fars.
Araghchi menekankan bahwa pembunuhan mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei serta sejumlah pejabat politik dan militer senior negara itu merupakan "kejahatan terang-terangan dan melanggar hukum internasional," tulis laporan itu.
Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap ibu kota Iran, Teheran, dan kota-kota lainnya. Sejak itu, Iran memperketat kendalinya atas Selat Hormuz.
Pada 18 Juni, AS dan Iran menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) mengenai penghentian perang di kawasan tersebut di semua front, termasuk Lebanon.
Berdasarkan MoU itu, kedua pihak dijadwalkan mengadakan perundingan dalam waktu 60 hari untuk mencapai kesepakatan final, dengan batas waktu yang berakhir pada 17 Agustus. Namun, nasib perundingan tersebut masih belum jelas di tengah eskalasi yang terjadi belakangan ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

137 orang tewas akibat ledakan artileri sisa perang di Afghanistan pada 2024
Indonesia
•
17 Dec 2024

Hussein al-Sheikh ditunjuk sebagai wakil presiden Palestina
Indonesia
•
27 Apr 2025

Militer AS luncurkan ‘Project Freedom’ kawal kapal keluar dari Selat Hormuz
Indonesia
•
04 May 2026

Partai berkuasa Kamboja dukung penuh pencalonan kembali Hun Sen sebagai PM
Indonesia
•
30 Jan 2023


Berita Terbaru

Dunia menanti hubungan China-AS Stabil, ini yang dipertaruhkan
Indonesia
•
29 Sep 2026

Menlu Saudi desak Selat Hormuz kembali normal tanpa biaya dan pembatasan
Indonesia
•
28 Sep 2026

Iran ungkap senjata strategis disimpan di bawah tanah, apa yang disembunyikan Teheran?
Indonesia
•
28 Sep 2026

Iran belum menutup babak konflik, Selat Hormuz jadi kartu strategis Teheran
Indonesia
•
28 Sep 2026
