
Iran tepis rencana kirim bahan nuklir yang telah diperkaya ke luar negeri

Foto yang diabadikan pada 1 Februari 2026 ini menunjukkan pemandangan di Teheran, Iran. (Xinhua/Shadati)
Teheran tidak berniat mengirimkan bahan nuklir yang telah diperkaya ke negara mana pun, merespon masukan baru-baru ini dari Rusia dan Turkiye bahwa demi meredakan ketegangan regional, mereka dapat menampung atau memproses uranium Iran yang telah diperkaya.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia) – Teheran tidak berniat mengirimkan bahan nuklir yang telah diperkaya ke negara mana pun, kata seorang pejabat tinggi keamanan Iran pada Senin (2/2) sebagaimana dikutip kantor berita semiresmi negara tersebut, Fars News Agency.
Ali Bagheri Kani, wakil untuk kebijakan luar negeri di sekretariat Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyampaikan pernyataan tersebut setelah muncul masukan baru-baru ini dari Rusia dan Turkiye bahwa demi meredakan ketegangan regional, mereka dapat menampung atau memproses uranium Iran yang telah diperkaya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah sinyal diplomatik baru dari Teheran dan Washington. Esmaeil Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, mengatakan Iran sedang meninjau detail dan garis besar potensi dimulainya negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Mengutip dua sumber yang mengetahui hal tersebut, media daring AS, Axios, melaporkan bahwa utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi diperkirakan akan bertemu pada Jumat (6/2) di Istanbul, Turkiye, untuk membahas kemungkinan kesepakatan nuklir.
Perkembangan ini terjadi menyusul meningkatnya ketegangan militer di Asia Barat, serta mengarah pada upaya baru untuk menghidupkan kembali pembicaraan diplomatik.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Iran sebut kampanye "tekanan maksimum" AS terhadap Iran hambat upaya negosiasi
Indonesia
•
13 Feb 2025

Jepang mulai buang air laut ke terowongan pelepasan limbah nuklir Fukushima
Indonesia
•
07 Jun 2023

Israel bersiap perluas zona kemanusiaan Gaza untuk kemungkinan agresi ke Rafah
Indonesia
•
23 Apr 2024

Otoritas Afsel sebut berbagai persoalan Afrika dibahas di KTT BRICS mendatang
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
