
Israel temukan bangunan pedesaan berusia 1.200 tahun di Gurun Negev

Sejumlah staf dari Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority) tampak bekerja di situs bangunan pedesaan berusia 1.200 tahun yang baru ditemukan di wilayah selatan Rahat, kota suku Badui Israel, di Gurun Negev, pada 23 Agustus 2022. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Bangunan pedesaan itu, yang berasal dari periode awal Islam, dibangun di sekitar pelataran tengah, dan terdiri dari empat sayap dengan sejumlah ruangan.
Jakarta (Indonesia Window) – Para arkeolog Israel menemukan bangunan pedesaan mewah berusia 1.200 tahun di wilayah selatan Gurun Negev, demikian disampaikan Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority/IAA) pada Selasa (23/8).Bangunan itu, yang pertama dari jenisnya di Negev, ditemukan dalam penggalian yang dilakukan oleh IAA sebelum perluasan kota suku Badui, Rahat.Bangunan tersebut, yang berasal dari periode awal Islam, dibangun di sekitar pelataran tengah, dan terdiri dari empat sayap dengan sejumlah ruangan.
Foto dari udara yang diabadikan pada 23 Agustus 2022 ini memperlihatkan sebuah situs bangunan pedesaan berusia 1.200 tahun yang baru ditemukan di wilayah selatan Rahat, kota suku Badui Israel, di Gurun Negev. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Foto yang diabadikan pada 23 Agustus 2022 ini memperlihatkan barang-barang yang digali di sebuah situs bangunan pedesaan berusia 1.200 tahun yang baru ditemukan di wilayah selatan Rahat, kota suku Badui Israel, di Gurun Negev. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Seorang staf dari Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority) tampak bekerja di situs bangunan pedesaan berusia 1.200 tahun yang baru ditemukan di wilayah selatan Rahat, kota suku Badui Israel, di Gurun Negev, pada 23 Agustus 2022. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait


Berita Terbaru
