
Israel temukan gading gajah raksasa berusia 500.000 tahun

Foto yang diabadikan pada 31 Agustus 2022 ini menunjukkan gading gajah berusia 500.000 tahun di dekat Kota Gedera, Israel selatan. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Fosil gading sepanjang 2,5 meter tersebut milik gajah bergading lurus yang dikenal sebagai Palaeoloxodon antiquus.
Yerusalem (Xinhua) – Sebuah fosil gading gajah berusia 500.000 tahun ditemukan di dataran pesisir di Israel selatan, seperti diumumkan Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority/IAA) pada Rabu (31/8).Fosil gading sepanjang 2,5 meter milik gajah bergading lurus yang dikenal sebagai Palaeoloxodon antiquus itu digali dan sedang diteliti oleh IAA, Universitas Tel Aviv, dan Universitas Ben-Gurion, menurut IAA.Penemuan tersebut memberikan petunjuk baru tentang kehidupan menarik manusia prasejarah, terutama kebiasaan berburu mereka, kata IAA.Spesies raksasa itu tampaknya muncul di kawasan tersebut sekitar 800.000 tahun silam dan mulai punah pada 400.000 tahun yang lalu, tambah IAA.
Sejumlah arkeolog dari Otoritas Kepurbakalaan Israel (Israel Antiquities Authority/IAA) bekerja di situs penemuan gading gajah berusia 500.000 tahun di dekat Kota Gedera, Israel selatan, pada 31 Agustus 2022. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Pemanis buatan mungkin terkait dengan risiko penyakit jantung
Indonesia
•
09 Sep 2022

Tim ilmuwan China pimpin penemuan jamur parasit berusia 100 juta tahun
Indonesia
•
16 Jun 2025

Peneliti China kembangkan teknik baru untuk pengobatan keropos tulang
Indonesia
•
26 Aug 2022

Studi: Panas ekstrem diperkirakan tingkatkan kematian akibat kardiovaskular di AS
Indonesia
•
31 Oct 2023


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
