
Jaecoo J7 dan J8 jadi ‘lead car’ dalam ajang Rinjani100, buktikan performa di alam

Foto dokumentasi ini menunjukkan sebuah kendaraan 'hybrid' besutan Jaecoo yang digunakan sebagai mobil pembuka jalan atau 'lead car' di ajang lari lintas alam berskala internasional Rinjani100 yang berlangsung di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok, pada 1-3 Mei. (Xinhua)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Merek otomotif asal China, Jaecoo, kembali menunjukkan ketangguhan dua mobil hybrid andalannya melewati medan yang menantang dalam partisipasinya sebagai mobil pembuka jalan atau lead car dalam ajang lari lintas alam berskala internasional Rinjani100 yang berlangsung di Taman Nasional Gunung Rinjani, Lombok, pada 1-3 Mei lalu.
"Melalui kehadiran Jaecoo J7 dan Jaecoo J8, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi hybrid dan sistem penggerak cerdas mampu menghadirkan performa, stabilitas, dan efisiensi di medan yang menantang," ujar Direktur Unit Bisnis Jaecoo Indonesia Jim Ma dalam sebuah pernyataan.
Ajang lari lintas alam berskala internasional Rinjani100 tahun ini diikuti lebih dari 2.000 pelari dari puluhan negara yang bersaing dalam kategori 12 kilometer hingga 162 kilometer.
Melalui keikutsertaannya di Rinjani100 ini, Jaecoo juga ingin menunjukkan bahwa karakteristik kendaraan premiumnya cocok untuk dipakai berpetualang, mendukung aktivitas luar ruangan secara fungsional dan berkelanjutan.
Jaecoo J8 yang digunakan sebagai lead car pada ajang ini, sebelumnya juga sempat ditugaskan sebagai zero car pada ajang reli mobil off-road Indonesia Rally Raid Adventure (IRRA) di Majalengka, Jawa Barat, pada akhir tahun lalu.
Jaecoo J7 dan J8 yang hadir di Rinjani100 merupakan dua dari total tiga model kendaraan yang telah diluncurkan Jaecoo di pasar Indonesia. Kedua kendaraan ini dibekali teknologi super hybrid system (SHS) yang diklaim mampu menghadirkan efisiensi energi tanpa mengorbankan performa di berbagai kondisi berkendara. Kedua mobil ini mampu berkendara sejauh lebih dari 1.200 kilometer dengan daya baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Selain dua model hybrid tersebut, Jaecoo sebetulnya lebih terkenal dengan SUV listriknya, J5, yang dalam tiga bulan pertama tahun ini sudah terjual lebih dari 7.600 unit, menjadikannya salah satu kendaraan listrik (electric vehicle/EV) terlaris di Indonesia saat ini.
Dengan popularitasnya yang terus menguat, Jaecoo berencana lebih mendekatkan diri ke konsumen bukan hanya melalui keikutsertaan di ajang olahraga luar ruangan seperti IRRA maupun Rinjani100 tetapi juga membuka lebih banyak jaringan pemasaran dan purnajual di berbagai kota. Jaecoo menargetkan mengelola total 80 outlet diler hingga akhir tahun ini.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Airbus mulai kirim pesawat A321neo rakitan China
Indonesia
•
28 Mar 2023

Mastercard: Pertumbuhan penjualan ritel AS turun jadi 3,1 persen pada musim liburan kali ini
Indonesia
•
28 Dec 2023

Konektivitas pembayaran digital Indonesia-China akan dongkrak pariwisata domestik
Indonesia
•
17 Sep 2025

Tajuk Xinhua: Mobil buatan China semakin populer berkat inovasi
Indonesia
•
20 Feb 2023


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026
