
Kereta cepat pertama China berkecepatan 350 km per jam catat 340 juta perjalanan penumpang dalam 15 tahun

Foto dari udara yang diabadikan pada 20 Juli 2023 ini menunjukkan kereta yang beroperasi di Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin di daerah perkotaan Tianjin, China utara. Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin merayakan hari jadinya yang ke-15 pada Selasa (1/8). (Xinhua/Zhang Chenlin)
Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin merupakan jalur kereta cepat pertama dengan kecepatan yang dirancang mencapai 350 kilometer per jam di China, dan telah mengangkut total 340 juta penumpang sejak mulai beroperasi pada 2008.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah kereta berkode C2551 perlahan-lahan bergerak meninggalkan Stasiun Kereta Selatan Beijing dan menuju Kawasan Baru Binhai Tianjin pada Selasa (1/8) pagi, menandai peringatan 15 tahun dibukanya Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin.Sebagai jalur kereta cepat pertama dengan kecepatan yang dirancang mencapai 350 kilometer per jam di China, Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin telah mengangkut total 340 juta penumpang sejak mulai beroperasi.Selama 15 tahun terakhir, frekuensi harian kereta yang beroperasi di jalur tersebut meningkat dari 47 rangkaian menjadi 128 rangkaian, dan interval keberangkatan terpendek telah dipersingkat dari 15 menit menjadi 3 menit, menurut data China Railway Beijing Group Co., Ltd.Wang Manman, seorang warga dari Distrik Wuqing, Kota Tianjin, setiap hari menggunakan layanan kereta cepat itu untuk mencapai tempat kerjanya di Beijing. Perjalanan tercepat hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, dan terdapat 11 kereta yang dapat dipilih dengan fleksibel oleh Wang selama jam sibuk pada pagi hari mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00.Pengoperasian Jalur Kereta Antarkota Beijing-Tianjin pada Agustus 2008 menjadi dukungan kuat bagi penyelenggaraan Olimpiade Beijing 2008 dan berhasil mempercepat integrasi serta pembangunan regional. Layanan ini juga meluncurkan jaringan kereta cepat modern yang berkembang pesat di negara berpenduduk terbanyak di dunia itu, mendampingi perekonomiannya yang berkembang pesat.Hingga 2022, China memiliki jalur kereta cepat yang beroperasi aktif sepanjang 42.000 kilometer, menempati peringkat pertama di dunia, dan panjang jalur kereta cepat yang beroperasi reguler dengan kecepatan 350 kilometer per jam mencapai hampir 3.200 kilometer per Juni 2022.Kereta cepat telah mengubah gaya hidup dan lingkaran perjalanan masyarakat serta mengoptimalkan alokasi sumber daya dengan signifikan, kata Cheng Shidong, seorang pejabat di bidang transportasi dari Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak turun tipis terimbas penguncian baru China akibat COVID
Indonesia
•
10 Jun 2022

Harga batu bara acuan Maret 2022 sentuh level 203,69 dolar AS per ton
Indonesia
•
07 Mar 2022

Impor produk halal pengaruhi defisit neraca perdagangan nasional
Indonesia
•
22 Oct 2019

China akan terapkan tarif RCEP pada barang-barang Malaysia
Indonesia
•
24 Feb 2022


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
